Matamata.com - Marko Simic, bomber andalan Persija Jakarta asal Kroasia tengah tersandung kasus pelecehan seksual di Australia. Via Vallen yang pernah jadi korban pelecehan Simic diduga memberikan sindiran di Instagram stories-nya.
Via di dalam tulisannya menyinggung soal keprihatinannya terhadap sebagian masyarakat Indonesia yang dianggap terlalu mengagung-agungkan warga negara asing alias bule. Bahkan, ketika si bule melakukan kesalahan, tetap dibela.
"Kadang suka miris sama kelakuan beberapa dari masyarakat kita sendiri di mana "BULE" sangat diagung-agungkan bahkan ketika salah pun masih di "BELA" juga," tulis Via Vallen.
Sejauh ini, belum bisa dipastikan apakah tulisan itu ditujukan untuk menyindir Marko Simic atau bukan. Tapi yang jelas, netizen tak sedikit yang yakin Via sedang menyindir Simic.
"Tenang mbak, Simic kena kasus di Australia kok bukan di Indonesia. Pait pait di penjara di sana, hukum Australia kokoh nggak seperti di indonesia hahaha," tulis rngghd.
"We are ultras viavallen menolak bule cabul," komentar rusaliar_.
Suara.com/Yazir farouk
Berita Terkait
-
Menpora Erick Thohir Kutuk Pelecehan Seksual Atlet: Itu Perbuatan Jahanam!
-
Austria Sahkan Lagi Larangan Jilbab untuk Siswi di Bawah 14 Tahun, Menuai Kritik dan Ancaman Gugatan
-
Pelatih Futsal Indonesia Persembahkan Kemenangan atas Australia untuk Syaifullah
-
Menhan Ajak Mahasiswa Indonesia di Australia Pulang Demi Bangun Negeri
-
Australia Tegaskan Pentingnya Diplomasi Siber untuk Cegah Konflik dan Perkuat Ketahanan Digital
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo