Matamata.com - Andre Taulany disebut merasa terpukul karena dianggap telah menghina ulama hingga Nabi Muhammad SAW oleh masyarakat. Hal itu disebutkan oleh Vice President PR & Corsec NET Mediatama, Dede Apriadi.
Bukan tanpa alasan, Dede Apriadi menyebut Andre Taulany dikenal rajin beribadah. Presenter kocak itu bahkan dipanggil dengan sebutan Pak Haji di lokasi syuting.
"Masalah ini membuat dia terpukul juga karna dia tidak punya maksud untuk menghina ulama, apalagi menghina Rasul ya," ujar Dede Apriadi saat dihubungi Suara.com, Rabu (8/5/2019).
"Karena yang saya tahu juga justru dia dipanggil Pak Haji di lokasi syuting karena dia rajin (ibadah)," sambungnya lagi.
Lantaran ingin memberikan waktu bagi Andre Taulany untuk menyelesaikan masalahnya, pihak NET Mediatama mengistirahatkan lelaki 44 tahun itu dari program televisi.
Jika masalah itu sudah rampung, Andre Taulany diizinkan kembali mengisi program televisi, seperti biasa.
"Ya bukan kesepakatan juga, tapi kita kasih dia waktu. Kalau urusannya semuanya sudah selesai, bisa balik lagi ke programnya," tutup Dede Apriadi.
Suara.com/Fajarina Nurin
Berita Terkait
-
Andre Taulany Digugat Balik oleh Erin, terkait Harta Gono-Gini
-
Andre Taulani Geram, Erin Hadirkan Anak-anaknya di Sidang Perceraian
-
Uang Jajan Kenzy Taulany Meningkat Pesat, Andre Taulany: Dulu Cukup Rp100 Ribu Sehari, Sekarang Harus Lebih!
-
Andre Taulany Ajukan Gugatan Cerai Ketiga Kalinya: Saya Sudah Berusaha
-
Honor Fantastis, ATF Jadi Band Bayaran Termahal di Indonesia, Kalahkan Noah dan Dewa 19
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo