Matamata.com - Sebagai salah satu pengisi acara Pesbukers, Raffi Ahmad menyambangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait teguran konten acara Pesbukers.
Mewakili rekan-rekannya sesama artis, Raffi meminta maaf atas sikap dan perbuatannya yang dianggap melanggar norma kesopanan dan kesusilaan yang tak layak tayang di televisi.
"Ya saya mewakili teman-teman lainnya yang nggak bisa datang ke sini untuk meminta maaf sebesar-besarnya karena kesalahan yang terjadi," kata Raffi Ahmad di kantor pusat MUI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/5).
Menurut Raffi Ahmad, teguran dari KPI dan MUI itu menjadi tamparan keras baginya sebagai publik figur. Hikmahnya, suami Nagita Slavina itu akan semakin berhati-hati bersikap di depan kamera.
"Ya pastilah pasti (lebih hati-hati), setiap teguran ini ada hikmahnya lah. Mungkin bukan untuk saya aja sih, untuk semua teman-teman. Apalagi untuk aktor atau aktris ya, karena kan garda paling depan," lanjutnya.
Ke depannya, Raffi Ahmad akan mendiskusikan baik-baik konten yang akan dibawakan sebelum live acara berlangsung.
Konten acara pun akan dikomunikasikan dengan seluruh pihak terkait agar satu arah menjadi tontonan yang menuntun.
"Tadi juga (wejangan) untuk tim produksi dan artis, ada dialog sama Majelis Ulama Indonesia untuk ke depannya dalam program Ramadan, tiga bulan atau empat bulan sebelum mulai ada dialog bersama, biar bisa satu arah," tutur Raffi Ahmad.
(Yuliani)
Berita Terkait
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
Seskab Teddy, Yovie Widianto, dan Raffi Ahmad Bahas Strategi Bahasa Indonesia Mendunia
-
Rekor! Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
-
Gibran Rakabuming Apresiasi Konser Amal dan Film Timur untuk Korban Bencana Sumatera
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo