Matamata.com - Aktor senior Tanah Air Roy Marten tetap aktif di dunia akting meski sudah berusia 67 tahun. Rupanya hal itu dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengusir penyakit tua.
"Ya artinya gini, ketika umur segini harus aktif. Ketika umur pensiun gini kita nggak aktif, penyakit datang. Kemudian cepet jadi tua," kata Roy ditemui usai syukuran film Toko Barang Mantan di Jakarta, Rabu (13/6/2019) seperti dikutip dari Antara.
Memang, buat ayahanda Gading Marten ini, bekerja di usia sekarang bukan lagi bertujuan mencari duit. Selain jaga kesehatan, syuting kata dia untuk tetap bisa salurkan hobi.
"Saya masih senang syuting, saya sih selalu bersyukur ya," kata Roy Marten.
Ya, Roy begitu bersyukur karena masih mendapat tawaran syuting di usianya yang tak muda lagi. Dia pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.
"Ya berterima kasih dan bersyukur masih diberi kesempatan berkarya. Itu kan rezeki dari Tuhan. Displin ketika kita mau terus belajar," kata Roy Marten.
Suara.com/Yazir Farouk
Berita Terkait
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Berapa Penurunan Berat Badan yang Wajar saat Puasa? Ini Penjelasan Dokter
-
Pesatnya Pertumbuhan Platform Digital, 4 Media Sepakat Bangun Ekosistem Informasi Sehat
-
Roy Marten Angkat Suara tentang Kedekatan Gisel dan Cinta Brian, Sosok Aktor Muda yang Kini Jadi Sorotan
-
Menginspirasi Generasi Muda, Scooter Prix 2025 Digelar untuk Ajang Kreativitas
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo