Matamata.com - Aktor Iko Uwais siap mencoba berbagai peran demi bisa mengeksplore kemampuan aktingnya di layar lebar. Bahkan, suami Audy Item itu bersedia tampil dengan badan gemuk.
"Itu tantangan sih, kemungkinan besar kalau misalkan kalau menuntut untuk karakter kenapa nggak," kata Iko Uwais di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019).
Menurut Iko Uwais, membangun karakter dalam setiap film yang dibintangi memang perlu profesionalitas yang tinggi.
"Kan memang tuntutan aktor kayak gitu. Profesonalisme saja," ujarnya.
Paling baru, Iko Uwais mewarnai rambutnya menjadi pirang untuk film terbarunya, Stuber. Iko sampai alami migran selama dua pekan gara-gara itu.
"Selama syuting saya menggunakan obat pain killer setiap pagi. Karena memang sakit banget, benar-benar sakit. Saya pikir akan hilang dengan sendirinya ternyata sampai dua minggu nggak hilang," katanya menuturkan.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Gebrakan Baru Sinema Laga! Film 'TIMUR' Resmi Tayang Hari Ini: Debut Sutradara Iko Uwais yang Fenomenal dan Emosional
-
Final Trailer TIMUR: Aksi Brutal, Persaudaraan, dan Emosi Mendalam dari Iko Uwais
-
5 Hal tentang Iko Uwais: Dari Merantau ke Hollywood, Kini Kembali Membangkitkan Sinema Aksi Indonesia
-
Dari Jakarta Hingga Jayapura, Special Screening Film Timur Banjir Antusiasme Penonton
-
Citrakan Prabowo Subianto, Iko Uwais Tanggapi Pro Kontra Film 'Timur'
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo