Matamata.com - Trio kawakan Rida Sita Dewi tampil di hari kedua acara Prambanan Jazz Festival (6/7).
Hadirkan lagu-lagu lampau bertemakan cinta, Rida Sita Dewi mengaku mendapatkan energi positif selama manggung di kompleks Candi Prambanan ini.
Mulai berkarier bareng sejak tahun 1994, ketiganya mengaku tak kesulitan saat mempersiapkan penampilan di Prambanan Jazz Festival.
"Sebenernya di sini karena ini lagu-lagu yang bisa dibilang kita hafal mati ya, jadi nggak butuh kesulitan tinggi untuk balik lagi, gabung lagi dan kami latihan dua kali tapi seharian gitu," ungkap Dewi.
Hal ini karena ketiganya sudah berbeda kota dan sulit untuk latihan bersama.
"Karena Rida beda kota, jadi latihannya kebetulan juga sudah dengan band yang udah bertahun-tahun kerja bareng, jadi sebetulnya tak banyak kesulitan," ujar Dewi.
Rida Sita Dewi sendiri mengaku mengambil pertimbangan untuk penampilan reuni mereka di Prambanan Jazz Festival.
"Nggak sempet bikin polling tapi kita ngira-ngira lagu kita yang hits di radio maupun juga yang enak di kita bawainnya, jadi ada dua macam pertimbangan lah secara band maupun vokal kita bawain dan yang udah jadi langganan didengerin Rida Sita Dewi," tutur Dewi.
Berita Terkait
-
Uji Hafal Lagu bareng Bapak, Paint My Love Siap Bergema di Prambanan Jazz Festival 2026
-
12 Tahun Prambanan Jazz: Hadirkan NIKI dalam Perayaan Sukacita di Candi Prambanan
-
Salma Salsabil Mendadak Batal Tampil di Prambanan Jazz 2025, Netizen Berspekulasi Dirinya Tengah Hamil
-
Indra Lesmana, Eva Celia, hingga Kunto Aji Meriahkan Hari Kedua Prambanan Jazz Festival 2024
-
Deretan Keseruan Prambanan Jazz Festival 2024 Hari Pertama
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo