Matamata.com - Fairuz A Rafiq memutuskan untuk mengadukan Galih Ginanjar atas kasus ikan asin yang kini tengah menjadi buah bibir publik ke Kompas Perempuan.
Senin (8/7/2019), Fairuz A Rafiq didampingi oleh Sonny Septian dan Hotman Paris mendatangi Komisi Nasional (Komnas) Perempuan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Rupanya langkah Fairuz A Rafiq ini tidak membuat Galih Ginanjar lantas berpusing.
Menurut pihak Galih Ginanjar, langkah yang dilakukan Fairuz A Rafiq merupakan hal yang wajar sebagai warga negara Indonesia.
"Saya pikir itu hak daripada Fairuz sebagai warga negara Indonesia mencari perlindungan terhadap hak-haknya," ujar kuasa hukum Galih Ginanjar.
Lebih lanjut kuasa hukum Galih Ginanjar mengaku tidak ada masalah atas langkah yang diambil oleh Fairuz A Rafiq.
"Itu nggak ada masalah. Saya pikir semua warga negara Indonesia apabila merasa ada hak yang dirugikan itu bisa saja," tutupnya.
Berita Terkait
-
Demi Berkurban, King Faaz Tunda Liburan ke Jepang, Fairuz A Rafiq: Buat Palestina
-
Sonny Septian Bagikan Kabar Duka, Fairuz A Rafiq Nangis Sesenggukan: Nggak Ada Tanda Apapun ya Allah!
-
Sonny Septian Nangis di Momen Kelulusan King Faaz: Bangga, Haru, Bahagia!
-
Sonny Septian Dapat Surat Cinta dari King Faaz, Isinya Bikin Kaget: Nggak Nyangka Banget
-
Usai Berlebaran di RS karena DBD, Fairuz dan Anak Perempuannya Akhirnya Pulang ke Rumah
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo