Matamata.com - Hingga kini nama Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar masih menjadi buah bibir publik. Kehidupan pribadi keduanya juga menyeruak seiring gencarnya pemberitaan mengenai ikan asin.
Salah satunya mengenai rumah Barbie Kumalasari.
Dilansir dari akun gosip Instagram, @lambe_turah, penampakan rumah Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar terlihat nampak megah. Namun, fakta lain ditemukan jika rumah itu bukan milik Barbie dan Galih melainkan sebuah museum.
Kabar ini lantas dibantah langsung oleh Barbie Kumalasari. Ia mengatakan bahwa rumah museum tersebut merupakan rumah ayah angkatnya.
"Rumah museum itu kan rumah bokap angkat gue nggak ada masalah kan," ujar Barbie Kumalasari saat ditemui awak media.
Istri Galih Ginanjar tersebut mengakui bahwa rumah tersebut memang dipergunakan untuk shooting.
"Emang gue disuruh pakai buat shooting udah gitu aja," paparnya.
Berita Terkait
-
Mendagri Minta Pemda Gratiskan Pajak untuk Genjot Rumah Subsidi MBR
-
Pemerintah Akselerasi Program Bedah Rumah, Targetkan 400 Ribu Unit di 2026
-
Prabowo Targetkan Bangun dan Renovasi 400 RSUD Kabupaten dalam 3 Tahun
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
-
Kementerian PKP Manfaatkan Lahan ATR/BPN untuk Rusun dan Kota Satelit
Terpopuler
-
Menhut Raja Juli Antoni Luncurkan Nature Finance untuk Konservasi Taman Nasional
-
Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura di Selat Hormuz
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo