Matamata.com - Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka atas kasus KDRT yang melibatkan mantan suaminya, Dipo Latief. Sebagai sahabat, Uya Kuya tanggapi santai dan bilang Nikita tak gentar dengan status tersebut.
"Dia (Nikita) mah udah biasa. Dia mah udah ngerti kayak gitu-gituan (kasus hukum)," kata Uya Kuya ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).
Nikita Mirzani jadi tersangka untuk kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) atas laporan mantan suaminya, Dipo Latief. Merasa aneh dengan tuduhan aniaya suami, Uya Kuya yakin Niki bisa melewati ini semua.
"Nggak ada orang yang kebal hukum, tapi Niki ya mungkin ngerasa nggak bersalah aja," kata Uya Kuya.
Sementara, kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid menilai polisi salah objek menetapkan kliennya sebagai tersangka kasus KDRT.
Menurut Fahmi, bukti yang diserahkan Dipo ke Polres Jakarta Selatan bukan peristiwa yang dilakukan Nikita Mirzani. "Jadi ada miss di situ," kata Fahmi.
Berita Terkait
-
Uya Kuya dan Sherina Sepakat Damai soal Polemik Kucing
-
Sudah Dinonaktifkan! Publik Desak Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya Mundur dari DPR
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Tetap Bersinar di Balik Jeruji, Dinar Candy Ungkap Nikita Mirzani Ceria dan Glowing di Penjara
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo