Matamata.com - Tersangka kasus 'ikan asin', Galih Ginanjar dikabarkan sakit usai lima hari berada di dalam rumah tahanan Polda Metro Jaya. Khawatir, Barbie Kumalasari pun berencana menjenguknya.
"Paling besok aku mau jenguk Galih karena kan kemarin belum jenguk sampai sekarang udah lima hari," kata Barbie Kumalasari usai diperiksa 12 jam di Polda Metro Jaya, Rabu (17/7/2019).
Rencana menjenguk suami itu telah ditunda beberapa hari lantaran Barbie Kumalasari juga sakit. Ditambah, pemeriksaan di kepolisian yang memakan waktu hingga tengah malam.
"Siangan kali ya jam 2," sambungnya memberi keterangan waktu besuk.
Barbie Kumalasari pun tak tahu pasti sakit yang dialami Galih Ginanjar. Ia hanya tahu sekilas dari temannya yang seorang dokter yang kemarin juga sempat menjenguk Galih Ginanjar.
"Iya Galih sakit ya katanya, aku nggak tahu karena nggak bisa komunikasi kan, cuma ada temen aku yang jenguk dokter kemarin katanya Galih sakit udan dua hari lalu," jelasnya.
Rencananya, Barbie Kumalasari akan menjenguk Galih Ginanjar sambil membawakan pakaian ganti dan beberapa makanan.
"Besok paling gue bawain baju kali ya, soalnya bajunya udah abis apa gimana gitu, makanan juga," paparnya.
Sebut Galih Ginanjar doyan apa saja jenis makanan, Barbie Kumalasari belum menentukan akan membawa apa. Menurut Barbie Kumalasari, kehadirannya sudah membuat sang suami senang.
"Galih mah apa saja. Enak-enak aja dia mah makanan apa aja gampang. Yang penting udah datang saja gue, senang pasti," tukasnya.
Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua resmi ditahan di Polda Metro Jaya sejak Jumat (12/7/2019) lalu. Ketiganya merupakan tersangka kasus pencemaran nama baik dan UU ITE atas laporan mantan istri Galih Ginanjar, Fairuz A Rafiq. Ucapan Galih Ginanjar soal bau ikan asin di YouTube Rey Utami dan Pablo Benua dianggap sebagai sebuah penghinaan.
Berita Terkait
-
Misteri Kamar 402, Anggy Umbara Garap Kengerian Rumah Sakit di Korea
-
Krisis Medis Gaza Kian Akut, WHO: Stok Obat Habis dan 18 Ribu Pasien Gagal Dievakuasi
-
Kemenhaj Pastikan Perlindungan dan Penanganan Medis Jamaah Umrah di Negara Transit
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Batalkan Kunjungan ke Pahang karena Sakit Punggung
-
Blusukan ke Pasar Flamboyan Pontianak, Wapres Gibran Borong Pakis hingga Ikan Asin
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo