Matamata.com - Pengacara Sunan Kalijaga blak-blakan merasa kisah hidup keluarganya sedang dimanfaatkan oleh beberapa pihak tak bertanggung jawab.
Pernyataan ini terlontar saat Sunan Kalijaga konferensi pers setelah melaporkan Program TV Rumpi (No Secret) ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Jumat (19/7/2019).
"Salma banyak cerita sehingga saya merasa kami ini ada dalam satu frame yang dimanfaatkan," ungkap Sunan Kalijaga.
Mereka juga menduga kalau keluarga mereka dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan yang akan berdampak buruk pada keluarga mereka khususnya.
"Kami merasa dan menduga adanya pemanfaatan tersebut untuk kepentingan-kepentungan yang berdampak tidak baik kepada kami sekeluarga dan mungkin juga masyarakat," lanjutnya.
Hingga saat ini pihak Sunan Kalijaga bersama tim kuasa hukumnya masih menyelidiki dan mendalami apakah ada motif lain di balik gosip miring Salmafina.
Apalagi menurut Sunan Kalijaga, Salmafina mengaku ada unsur paksaan saat diwawancara dalam program TV tersebut.
Seperti diketahui, sebelumnya heboh kabar Salmafina pindah agama setelah tayangan Rumpi yang melakukan wawancara eksklusif.
Hal itu rupanya dianggap janggal keluarga Salmafina karena tak ada izin dan konfirmasi sebelumnya ke keluarga.
Berita Terkait
-
Barbie Kumalasari Dampingi Sunan Kalijaga Jadi Lawyer Korban KDRT, Sisi Lainnya Terungkap di Kolom Komentar
-
Nyaris Besanan, Sunan Kalijaga dan Gilbert Lumoindong Pernah Tukar Pikiran: dari Hukum sampai Urusan Setan
-
Pernah Jadi Calon Mantu, Salmafina Ungkap Sifat Asli Gilbert Lumoindong: Bukan Bermaksud Membela
-
Salmafina Sunan Ikut Lebaran, Sinyal Kembali ke Islam?
-
Di Depan Ka'bah, Sunan Kalijaga Doakan Salmafina Kembali ke Islam
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo