Matamata.com - Nunung Srimulat tak mampu membendung air mata penyesalan saat menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan keluarga terkait kasus narkoba yang membelitnya.
Didampingi Iyan Sambiran, sang suami yang ikut dicokok, Nunung menumpahkan penyesalannya.
"Saya juga mau mohon maaf sama suami saya. Sebetulnya setiap hari dia selalu mengingatkan saya kapan kamu mau berhenti," kata Nunung mengawali keterangannya di hadapan wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (22/7/2019).
Nunung bercerita suaminya yang pernah memintanya berhenti mengonsumsi sabu persis di hari ulang tahunnya.
"Saya ingat tanggal 1 Juli kemarin pas bertepatan dengan ulang tahun suami saya, saya bilang sama suami saya, 'Yang kamu minta kado apa?' Suami saya cuma bilang, 'Minta kado kamu berhenti'," kata Nunung dengan suara berat dan lirih.
Nunung kemudian terisak-isak dan tak kuat melanjutkan kata-katanya sambil mencium tangan Iyan sambiran suaminya yang berusaha menguatkan dirinya.
Iyan pun tak kuat menahan haru sembari sesekali menyeka airmatanya.
Berita Terkait
-
Festival Raksha Loka, Ketika Akar Rumput Menjadi Solusi Krisis Iklim Global
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Akui Salah Tuntut Mati ABK Sabu 2 Ton, Jaksa Kejari Batam Minta Maaf di DPR
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
Terpopuler
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!
-
Menbud Fadli Zon: Iduladha Perkuat Solidaritas Sosial dan Budaya Gotong Royong
-
BGN dan Polri Usut Penipuan Jual-Beli Titik SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Korban Banjir Dayeuhkolot
-
Ratusan Warga Nagarawangi bersama Lifebuoy Gelar Zumba, UMKM hingga Games di Tasikmalaya
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo