Matamata.com - Clara Gopa dan Variola Mey, dua personel Duo Semangka merasa sudah jalani kesepakatannya dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka mengklaim tak lagi vulgar dalam berpenampilan saat hibur penonton.
"Aku udah lebih sopan menurutku, aku udah pakai baju biasa, pakai tertutup, nggak pernah ngeliatin lagi (bagian dada)," kata Clara Gopa saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2019).
Namun, saat ditanyai akan melakukan perubahan imej atau tidak terhadap goyangannya, Duo Semangka menolak tegas. Menurutnya, setiap pedangdut memiliki ciri khas sendiri.
Sementara goyangan putar dada adalah suatu ciri khas yang dianggap Clara bikin Duo Semangka dikenal masyarakat.
"Kalau masalah goyangan itu ciri khas Duo Semangka, karakter dia. Kalau nggak boleh pakai karakter itu nggak bisa, kita kan punya hak di sini," ujar Clara Gopa.
Clara Gopa menilai goyangan putar dada masih dalam kewajaran dan tak mengandung unsur pornoaksi.
"Orang bagian ini (dada) doang dan itu pun cuma digoyang-goyang, menurut aku sih wajar ya. Kalau pakai tanktop terus kelihatan (payudaranya) itu baru pornografi, " katanya.
Berita Terkait
-
KPAI Desak Investigasi Menyeluruh Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Jaktim
-
KPAI Desak DPR Segera Bahas RUU Pengasuhan Anak, Soroti 25 Kasus Filisida Sepanjang 2025
-
KPAI Desak Pemerintah Tutup Gim Kekerasan: Anak Bisa Jadi Korban Nyata
-
KPAI Siapkan Modul Perlindungan Anak untuk Kurikulum Sekolah Rakyat
-
Ibu Sandrina Michelle Tuding Anaknya Dicuci Otak Hingga Bersikap Keterlaluan: Saya Bakal Lapor KPAI
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo