Matamata.com - Kasihan betul Zul Zivilia. Ia yang kini tersandung kasus narkoba hanya bisa melihat dua anaknya dari kejauhan sebelum jalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (2/9/2019).
"Cuman sebentar aja (Zul bertemu anak-anak), karena nggak bisa masuk ruang tunggu tahanan. Jadi ya anak manggil-manggil aja. Karena memang nggak bisa dekat-dekat," kata istri Zul Zivilia, Retno Paradina, usai sidang lanjutan sang suami.
Di sidang hari ini, Retno sengaja membawa dua anaknya agar bisa bertemu Zul Zivilia. Dua anak lainnya tak diajak lantaran sedang bersekolah.
"Ini baru ketemu lagi. Mau dua minggu nggak ketemu. Tadi ketemu di bawah, saya bawa dua anak, anak ketiga dan keempat," ucap dia.
Selama ini, Retno tak berani berkata jujur kepada anak-anak soal kasus yang menimpa sang suami. Dia hanya bilang, ayah mereka sedang bersekolah.
"Kalau anak nggak banyak tanya. Kalau tanya, 'papah mana?' Aku bilang lagi sekolah nanti juga pulang," kata Retno Paradina.
Sidang kasus narkoba Zul Zivilia yang digelar hari ini merupakan yang kedua. Di dalam sidang, kuasa hukum Zul menyatakan tak ajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa.
Majelis hakim kemudian memutuskan untuk melanjutkan sidang dengan agenda pemeriksaan saksi. Lantaran jaksa belum sidang hadirkan saksi, sidang ditunda hingga pekan depan.
Zul Zivilia bersama tiga rekannya ditangkap di apartemen Gading River View City Home, kawasan MOI Jakarta Utara pada 1 Maret 2019.
Dalam penangkapan itu, petugas menemukan narkoba jenis sabu seberat 9,5 kg dan 24.000 butir ekstasi. (Ismail)
Berita Terkait
-
Hampir 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Puan Maharani: Negara Tidak Boleh Kalah
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Pelajar Jabar di Istana: "Silakan Keliling Sebeum Rapat"
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
Dukung Minat Anak dengan Eksplorasi Profesi di KidZania Jakarta
Terpopuler
-
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
-
PBNU: Jangan Beri Stigma Negatif pada Pesantren karena Ulah Segelintir Oknum
-
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir yang Menguntungkan AS
-
Menhan AS Pete Hegseth Beri Peringatan Keras ke China soal Indo-Pasifik
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Megawati dan Presiden Prabowo Bakal Hadir di Gedung Pancasila
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo