Matamata.com - Hotman Paris menyebut tidak ada unsur penghinaan, pengancaman dan pemukulan saat Nikita Mirzani melabrak Elza Syarief. Namun soal komentar Hotman, Elza punya jawaban sendiri.
"Saya nggak aneh sama dirinya. Undang-undang perlindungan anak aja dia baru dengar katanya. Dia baru mau belajar lagi," kata Elza Syarief, ditemui saat hendak melaporkan Nikita Mirzani dan Hotman Paris di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).
"Dia memang real International lawyer, undang-undang lokal-nasional dia lupa. Tinggal saya buktiin saja," sambungnya lagi.
Justru, Elza Syarief mengaku sudah mengantongi banyak bukti kalau ada tindakan semacam itu dalam acara yang dipandu Hotman Paris.
"Makin saya jadikan video itu sebagai bukti, bahwa dia membiarkan saya. Sehingga dia menganggap remeh saya dan saya pantas diperlakukan demikian, kemudian dia sebarkan ini semua," ucap Elza Syarief.
Soal Hotman Paris yang mengatakan sudah mencoba menghentikan pertengkaran itu, Elza Syarief segera membantah. Pasalnya potongan video tersebut tetap diunggah di YouTube tanpa sensor.
"Sudah berdamai sama siapa, jangan cerita. Memang segampang itu orang dihina-hina seperti itu kemudian ditayangkan. Memang saya orang yang rendah aja? Orang yang nggak punya aja? Nggak mau dihina-hina seperti itu dan disebarluaskan," imbuhnya.
Seperti diketahui, Nikita Mirzani langsung marah-marah ketika bertemu Elza Syarief di Hotman Paris Show. Di situ, dia ngamuk gara-gara merasa pengacara mantan suaminya, Sajad Ukra itu selalu mengusik kehidupan anaknya. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
Terpopuler
-
Rayakan 40 Tahun Berkarya, Ria Resty Fauzy Gelar Konser dan Rilis Lagu 'Rindu Yang Menyiksa'
-
Prabowo Targetkan Pangkas Jumlah BUMN Jadi 250 Perusahaan dalam Dua Tahun
-
Mentan Amran Sulaiman Kumpulkan Rektor Indonesia Timur, Garap Inovasi Pertanian
-
Presiden Prabowo Ingin Rutin Bertemu Rektor Tiap Bulan, Serap Masukan untuk Hadapi Tantangan Global
-
ART di Cileungsi Tewas Diduga Dianiaya 3 Rekannya, Pihak Keluarga Korban Tuntut Keadilan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo