Minggu, 22 September 2019
Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Firna Larasanti : Rabu, 11 September 2019 | 19:08 WIB

Matamata.com - Masyarakat tanah air kembali berduka. Pasalnya, putra terbaik bangsa sekaligus mantan Presiden ke-3 BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9).

Perjuangan menjadi orang nomor-1 di Indonesia bagi BJ Habibie bukanlah hal yang mudah. Pria bernama lengkap Prof. Dr (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie itu merupakan anak keempat dari delapan bersaudara.

Ayah BJ Habibie yakni Alwi Abdul Jalil Habibie adalah seorang ahli pertanian yang berasal dari etnis Gorontalo berdarah Bugis. Sedangkan ibunya, Puspowardjojo adalah spesialis mata asal Yogyakarta.

BJ Habibie muda adalah orang yang sangat pintar dan gemar membaca. Ia merupakan alumni salah satu pendidikan terbaik di Indonesia yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) atau saat itu masih dikenal dengan nama Universitas Indonesia Bandung.

Bahkan, karena kepandaiannya BJ Habibie berhasil mendapatkan beasiswa pendidikan di Jerman yakni jurusan Teknik Penerbangan di Rhein Westfalen Aachen Technise Hochschule (RWTH).

Seusai lulus kuliah dari luar negeri, BJ Habibie diketahui menikahi wanita yang sangat cantik yakni Hasri Ainun Besari atau dikenal dengan nama Ainun pada tanggal 12 Mei 1962. Kisah cinta BJ Habibie dan Ainun memang tak perlu diragukan lagi.

Ainun sendiri adalah perempuan hebat dibalik kesuksesan BJ Habibie. Di tengah kondisi negara yang kacau balau pasca pengunduran diri Soeharto, BJ Habibie saat itu dipercaya sebagai Presiden RI ke-3 untuk memulihkan kondisi tanah air. Sayangnya, kala itu ia hanya menjabat pada 21 Mei 1998- 20 Oktober 1999.

Saat Ainun wafat, kesedihan mendalam nampak terlihat jelas di wajah BJ Habibie. Bahkan, beberapa buku tentang kisah cinta keduanya sukses menjadi best seller di pasaran.

Putri Habibie bersama sang kakek yang juga Presiden Indonesia ke-3, BJ Habibie. (Dok. Putri Habibie)

Namun kini, sosok BJ Habibie tinggal menjadi kenangan. Dari pernikahannya dengan Ainun, BJ Habibie dikaruniai dua orang anak yakni Ilham Akbar dan Thareq Kemal.