Matamata.com - Meski majelis hakim sudah mengeluarkan hasil perebutan hak asuh anak, namun hubungan Tsania Marwa dan Atalarik Syah masih saja memanas.
Blak-blakan, Atalarik Syah mengaku tidak bisa berdamai dengan Tsania Marwa.
Hal tersebut lantaran Atalarik Syah merasa tidak terima dengan tuduhan yang dilayangkan oleh Tsania Marwa. Menurutnya, apa yang dikatakan oleh Tsania Marwa semuanya adalah fitnah.
"Terus terang ya, saya sama Marwa tidak bisa berdamai. Dalam arti kata karena Marwa tidak punya itikat baik terutama terhadap laporan polisi yang semua fitnah," kata Atalarik Syah saat ditemui awak media.
Sebagai bentuk permintaan maaf, Atalarik Syah bahkan menuntut sang mantan istri untuk mengakuinya di seluruh media.
"Dia harus bilang di media kalau dia berbuat fitnah terhadap saya. Saya menuntut permohonan maaf dia di seluruh media," tutur Atalarik Syah.
"Baru itu saya anggap satu itikat baik yang dijalankan," imbuhnya.
Kini, Atalarik Syah berniat akan mengajukan banding hasil putusan majelis hakim mengenai hak asuh anak.
Seperti yang kita tahu, hakim memutuskan untuk membagi dua hak asuh anak.
Tsania Marwa menapat hak asuh atas anak perempuannya, Aisyah Shabira. Sementara Atalarik sebagai pihak tergugat bertanggung jawab atas anak lelaki mereka, Syarif Muhammad Fajri.
Berita Terkait
-
Kemenag Papua: Nilai Nyepi Jadi Perekat Kerukunan di Bumi Cenderawasih
-
Dubes Malaysia Sambut Tawaran Presiden Prabowo Mediasi Konflik AS-Israel dan Iran
-
PKB Tegaskan Aksi di Trans7 Sebagai Bentuk Solidaritas untuk Ulama dan Pesantren
-
Satgas Damai Cartenz Rekonstruksi Penembakan Brigpol Ronal di Puncak Jaya
-
Perkuat Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah' Stefan William Bikin Menarik Alur Cerita
Terpopuler
-
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Bikin Penonton Jogja Menangis Haru
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa Kasus Chromebook Jelang Operasi
-
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Operasional 1.000 Kopdes Merah Putih pada 16 Mei
-
Rocky Gerung hingga Rudiantara Pantau Sidang Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim
-
Kemenkes: WNA di Jakarta yang Berkontak Erat dengan Pasien Hantavirus Dinyatakan Negatif
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo