Matamata.com - Artis Cinta Laura Kiehl menanggapi aksi unjuk rasa gelombang ketiga yang dilakukan mahasiswa di depan gedung DPR, Jakarta Selatan hari ini, Senin (30/9/2019).
Dalam cuitannya di media sosial, Cinta Laura berharap demonstrasi para mahasiswa di gedung DPR tak diwarnai kericuhan seperti sebelumnya.
"Mudah-mudahan demo mahasiswa hari ini damai dan semangatnya tetap demi kesejahteraan dan kemajuan NKRI," tulis Cinta Laura di Twitter.
Cuitan Cinta Laura pun langsung didukung para tweeps yang berharap demo dilakukan dengan cara santun demi menjaga keutuhan NKRI.
"Cinta yang cantik nya ke bule bule an aja cinta NKRI, masa' kalian tampangnya yang biasa aja udah sok kilafah mau rusak NKRI, menang di janggot aja," tulis akun @taherjuniors.
"Amin. Insyaallah damai demonya asal gak ada provokatornya," lanjut Reza_Muntaziri.
@Sugito58674935 menambahkan, "Amin. Semoga aparat bisa memposisikan dirinya,sebagai pengayom rakyat, bukan sebaliknya."
Mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat rencananya akan kembali melakukan unjuk rasa hari ini, Senin (30/9/2019). terkait aksi tersebut, Jalan Gatot Soebroto di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat ditutup sepanjang 1 kilometer.
Jalan ditutup mulai dari jalan layang dekat (flyover) gedung TVRI. Arus lalu lintas yang menuju Grogol dialihkan ke Jalan Gerbang Pemuda.Di lokasi, dipasang separator atau pembatas beton untuk menutupi seluruh badan jalan.
Di sebelahnya juga dipasang kawat besi berduri sepanjang separator.Penutupan jalan dilakukan hingga sebelum fly over Slipi dekat Jalan Pejompongan Raya.
Di sepanjang badan jalan juga dipasang separator beton dan kawat berduri.Sementara di kedua batas penutupan jalan terlihat sejumlah kepolisian unit Sabhara bersiaga. Peralatan seperti tongkat kayu dan tameng disiagakan namun belum dikenakan petugas kepolisian.
"Ditutup ini sekitar 1 km jalan di depan gedung (DPR)," ujar salah satu petugas keamanan di DPR, Senin (30/9/2019).
Aksi ini merupakan lanjutan rangkaian demonstrasi mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat termasuk pelajar sejak pekan kemarin.Massa aksi mempermasalahkan UU KPK hasil revisi, RUU KUHP, UU Pertanahan dan aturan lain yang dianggap kontroversi.
Ada juga permasalahan terkini soal Karhutla di Sumatera dan Kalimantan yang diminta agar segera diselesaikan. Selain itu soal pemilihan pimpinan KPK hingga masalah di Papua.
Berita Terkait
-
Mahasiswa di London Kagumi Sikap Humble Presiden Prabowo saat Kunjungan Kerja
-
Kementrans Perluas Ekspedisi Patriot 2026: Gandeng 10 Kampus dan Targetkan 1.500 Peserta
-
Mahasiswa FTUI Juara Ericsson Hackathon 2025, Inovasi AI dan 5G untuk Laboratorium
-
Gubernur Jabar Janji Tindaklanjuti Aspirasi Mahasiswa dalam Dialog Terbuka
-
Terungkap! Arumi Bachsin Buka Suara Kondisi Keluarga, usai Gedung Grahadi Surabaya Dibakar Massa
Terpopuler
-
KBM App Goes to Korea, Nikmatnya Strawberry Raksasa
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Denada Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandungnya dan Minta Maaf Telah Meninggalkan Sejak Bayi
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season