Matamata.com - Mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di Amerika Serikat (AS) memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Kepemimpinan Presiden dinilai mampu menjaga posisi dan optimisme Indonesia di tengah dinamika global yang kompleks.
Jessica, mahasiswi asal Surabaya yang berkuliah di Georgetown University, mengungkapkan kepuasannya terhadap perkembangan Indonesia di bawah nakhoda Presiden Prabowo. Menurutnya, dampak positif kepemimpinan Presiden saat ini sudah terlihat nyata bahkan dari mancanegara.
"Menurut saya, sejauh ini kinerjanya sudah sangat baik. Kita bisa melihat banyak hal positif melalui media dan perkembangan yang dirasakan hingga ke sini. Kinerja Bapak Presiden memuaskan," ujar Jessica saat menyambut kedatangan Presiden di Washington DC, Selasa (17/2) waktu setempat.
Nada optimisme serupa datang dari Alberto Sidiq, mahasiswa Johns Hopkins University asal Jakarta. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kepercayaan terhadap kepemimpinan nasional demi masa depan bangsa yang lebih baik.
"Kita sebagai masyarakat harus optimis terhadap kepemimpinan yang sudah kita percayai. Kami selalu berdoa agar beliau dapat menjalankan tugas sesuai dengan harapan masyarakat," tutur Alberto.
Sementara itu, Nugi, rekan sejawat Alberto di Johns Hopkins University, menyoroti peran aktif Indonesia dalam isu-isu kemanusiaan internasional. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap keterlibatan Presiden Prabowo dalam upaya perdamaian di Palestina melalui Board of Peace (BoP).
"Kami mendukung penuh langkah Bapak Presiden, termasuk peran dalam Board of Peace. Kami doakan agar masa kepemimpinan ini membawa bangsa semakin sejahtera, jaya, dan sukses," kata Nugi.
Presiden Prabowo tiba di Washington DC pada Selasa siang melalui Pangkalan Militer (Joint Base) Andrews, Maryland. Kunjungan resmi ini mencakup agenda strategis, mulai dari pertemuan dengan pengusaha AS, menghadiri KTT Dewan Perdamaian Gaza, hingga pertemuan bilateral dengan Presiden Donald Trump untuk meneken perjanjian perdagangan timbal balik (Agreement on Reciprocal Trade/ART).
Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Antara)
Baca Juga
Tag
Berita Terkait
-
Jimly Asshiddiqie: Rekomendasi Reformasi Polri Segera Dilaporkan ke Presiden Prabowo
-
Gus Yahya: Presiden Prabowo Punya Posisi Strategis Mediasi Konflik Timur Tengah
-
Redam Dampak Konflik Global, Presiden Prabowo Perkuat Solidaritas Bersama Ulama
-
Menkop Ferry Juliantono: Suksesnya Kopdes Merah Putih Jadi Penentu Eksistensi Koperasi
-
Prabowo-Gibran Jamu Tokoh Bangsa dan Pemimpin Lintas Generasi di Istana Merdeka
Terpopuler
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Diandra Salsabila hingga Ghazi Alhabsyi, Ungkap Tantangan Seru Sinetron 'Petualangan Rahasia Queena'
-
Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Pemerintah Intensifkan Negosiasi dengan Iran
-
Inacell: Inovasi BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Material Industri Bernilai Tinggi
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
Terkini
-
Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Pemerintah Intensifkan Negosiasi dengan Iran
-
Inacell: Inovasi BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Material Industri Bernilai Tinggi
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Kemenag Pastikan TPG Guru Madrasah Cair Bertahap Mulai Pekan Ini
-
Jimly Asshiddiqie: Rekomendasi Reformasi Polri Segera Dilaporkan ke Presiden Prabowo