Matamata.com - Rano Karno sebagai mantan Gubernur Banten mengaku kaget mendengar kabar Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ditusuk di bagian perut setelah meresmikan gedung di Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
"Kaget, jujur saya kaget, begitu lihat ada orang kirim berita itu ke saya, saya kaget, langsung saya cari beritanya, langsung lihat dan ternyata sudah ada di YouTube, cepat sekali," kata Rano Karno melalui telepon selulernya.
Dia pun mengaku prihatin. Namun dia menekankan kejadian tersebut bisa terjadi dimanapun.
"Saya prihatin juga sampai peristiwa ini terjadi. Artinya kalau melihat peristiwa ini bisa terjadi dimana saja nggak cuma di Banten," ucapnya.
Sampai saat ini Rano Karno masih terus memantau kabar Wiranto melalui televisi.
"Ya ini saya lagi nonton TV, Pak Wir sudah dibawa ke UGD, sudah setengah jam yang lalu pakai helikopter, mudah-mudahan Pak Wir nggak kenapa-napa," sambung Rano Karno.
Seperti diketahui Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto diserang dan ditusuk di bagian perut setelah meresmikan gedung di Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Hingga saat ini lelaki yang disapa pakWir itu masih dalam perawatan tim rumah sakit RSPAD. (Ismail)
Berita Terkait
-
Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Setujui Penambahan Personel Satpol PP
-
Don Lee Puji Dukungan Pemprov DKI Selama Syuting Film 'Extraction: Tygo' di Jakarta
-
DKI Siapkan Studio Film di Setu Babakan, Rano Karno: Akan Jadi Pusat Wisata Jakarta
-
Rano Karno Siapkan Tugas Berat untuk Abang None 2025: Jadi Duta Global Jakarta
-
Selamat! Pramono-Rano Resmi Dilantik Jadi Wakil dan Gubenur, Duet Politikus dan Seniman Benahi Jakarta
Terpopuler
-
Hore Dapat Hadiah! Ratusan Warga Kota Tasikmalaya Kaget, Rumahnya Diketuk Tim 'Festival Tok Tok Buoy'
-
Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Pancasila: Jangan Hanya Untungkan Segelintir Orang
-
KPK Targetkan Pelimpahan Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Rampung Usai Musim Haji 2026
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Anggota DPR Ajak Gen Z Jaga Persatuan di Era Digital
-
Waisak 2026 di Borobudur: Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Jadi Pelopor Perdamaian
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo