Matamata.com - Usai ketahuan mengenakan jam tangan KW oleh Uya Kuya, Barbie Kumalasari kini tahu cara membedakan mana barang palsu dan asli.
Istri Galih Ginanjar ini pun mencontohkan cara membedakan barang asli atau palsu dengan tas hitam kecil yang dipakainya.
"Ya kayak gini (tas) asli. Kalau tas dari kuningannya, ada logonya, kulitnya, semuanya keliatan asli apa palsu," kata Barbie Kumalasari, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2019).
Walau bisa membedakan barang asli dan palsu, istri Galih Ginanjar itu mengaku tidak terlalu suka menggunakan barang bermerek mahal. Dia lebih suka menggunakan uangnya untuk mempercantik diri.
"Kalau dia nggak cakep, bajunya 50 juta juga tetep aja nggak bagus. Orang kan nggak lihat lu pakai baju mahal jadi nunduk. Orang melihat bagaimana karakternya, humble, kita dihargai orang," sambungnya.
Barbie Kumalasari pun mengaku tidak masalah bila ada orang yang menggunakan barang asli atau mahal.
"Aku tahu (barang asli atau palsu). Dan gue kalau tahu orang nggak pakai yang asli aku nggak pusing juga. Karena kan itu diri dia," tutupnya. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Skandal Impor Barang KW: KPK Endus Aliran Dana Berjenjang di Bea Cukai hingga ke 'Safe House'
-
KPK Buru Importir Pengguna Jasa Blueray Cargo dalam Skandal Suap Barang KW
-
Blak-blakan Menkeu Purbaya: Sudah Lama Tahu Ada 'Safe House' Gelap di Bea Cukai
-
Dipeluk hingga Dicium, Barbie Kumalasari Disorot usai Kepergok Party Dikelilingi Pria: Ya Allah Gak Takut Digilir?
-
Barbie Kumalasari Dampingi Sunan Kalijaga Jadi Lawyer Korban KDRT, Sisi Lainnya Terungkap di Kolom Komentar
Terpopuler
-
King Nassar Punya Cara Unik untuk Lepas Penat
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo