Matamata.com - Ibnu Rahim, salah satu bintang sinetron Madun ditangkap Satres Narkoba Polres Tangerang Selatan terkait kasus narkoba.
Selain mengkonsumsi, Ibnu Rahim juga ikut mengedarkan narkoba. Kepada polisi, dia mengaku mendapatkan sabu dan ekstasi dari bandar tak dikenal yang masuk dalam jaringan lapas Cipinang, Jakarta.
Ibnu Rahim mengaku terpaksa menjual narkoba lantaran sepi job sehingga tak ada pemasukan.
"Saya jenuh dan kesal aja nggak ada kegiatan dan program-program," katanya di Makopolres Tangsel, Serpong, Kamis (24/10/2019) seperti dikutip dari Bantennews--jaringan Suara.com.
Sementara Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan mengungkapkan, Ibnu Rahim mendapatkan satu paket narkoba berisi 20 butir pil ekstasi, lalu menjualnya sebanyak 4 butir dengan harga Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu.
Sedangkan, 8 butir ditukar dengan narkotika jenis sabu sekira setengah gram, dan 3 butir lagi dikonsumsi.
"Penangkapan ini hasil dari pengembangan penangkapan sebelumnya atas tersangka Bayu Dwi Setiawan. Sedangkan tersangka Ibnu Rahim ini ditangkap di kawasan stasiun Tanah Abang saat sedang transaksi," kata Ferdy.
Berita Terkait
-
Profil Lilis Karlina, Anak Ditangkap Gegara Jadi Bandar Narkoba
-
Detik-detik Bocah 3 SMP Anak Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba: Ada Cepunya!
-
Lilis Karlina 'Digeruduk' usai Anak Terciduk Narkoba: Sedih Anak di Bawah Umur Jadi Pengedar
-
Masih 3 SMP Jadi Bandar Narkoba, Anak Pedangdut Lilis Karlina Ditangkap Polisi
-
Polisi Amankan Penyuplai Narkoba Vitalia Sesha
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo