Matamata.com - Diduga seorang gembel, Andika Mahesa alias Andika Kangen Band sempat menjadi viral gara-gara ditangkap Satpol PP di Semarang. Padahal, mantan vokalis Kangen Band itu cuma pura-pura dengan niat membuat prank untuk konten YouTube-nya.
Meski begitu, banyak yang menduga kejadian itu hanya rekayasa alias sudah diseting dan sengaja untuk mencari viewers. Namun Andika membantahnya.
Menurut Andika Mahesa, semua kejadin itu benar adanya. Bahkan banyak cerita yang belum terungkap, salah satunya ia diludahi seseorang karena merasa jijik.
"Gue kan jadi gembel yang kelaparan. Gue minta makan, banyak yang menolak. Bahkan ada yang ludahin. Gue sampe netes (nangis), gue jalan terus. Kalau nggak percaya tanya tuh Ibu Eko (sahabat)," kata Andika Mahesa, di acara Pagi-Pagi Pasti Happy, Selasa (29/10/2019).
Menurut Andika Mahesa, salah satu tujuan membuat video prank itu untuk membantu orang. Di mana uang yang ia hasilkan dari mengamen, akan diberi kepada orang yang membutuhkan.
"Gue ketemu sama ibu-ibu penjual kacang. Dia diusir dari rumah sama anaknya, dia ngumpulin duit buat bisa nyewa tempat tinggal. Duit hasil ngamen itu gue kasih ke ibu, meski nggak seberapa sih," tutur Andika Mahesa, yang biasa disapa Babang Tamvan.
Meski harus berurusan dengan Satpol PP dan sempat diludahi, Andika Mahesa mengaku tak kapok. Malah, pelantun "Yolanda" ini berniat untuk kembali membuat konten prank setiap bulannya.
"Kalau lu jadi gue, pasti nggak enak banget. Gue sampe bilang, 'nggak lagi-lagi deh'. Tapi dari situ kita berbagi. Apalagi anak SMA yang ludahin ikutin gue sampai hotel, minta foto bareng. Mereka kasih semangat, 'lanjutin Babang Tamvan'. Habis itu kami mau bikin lagi setiap bulan," ujar Andika Mahesa. [Evi Ariska]
Berita Terkait
-
Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Setujui Penambahan Personel Satpol PP
-
Wamen ESDM Resmikan Pengaliran Gas Pipa Cisem 2, Beri Kepastian Usaha Industri
-
Jasamarga Trans Jawa Resmi Berlakukan Diskon Tarif Tol 30 Persen untuk Mudik Lebaran 2026
-
Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang: Tak Ada Toleransi!
-
Kapolri Pastikan Keamanan Nataru di Stasiun Tawang Semarang
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo