Matamata.com - Soal video viralnya yang ditangkap oleh Satpol PP di daerah Semarang, penyanyi Andika Mahesa mengaku hanya settingan.
"Kalau digrebek Satpol PP kan cuma setting-setingan aja sebenarnya, gua santai aja," kata Andika Mahesa, saat ditemui, di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019).
Lelaki yang akrab disapa babang tamvan ini mengatakan, dia sengaja didandani layaknya seperti seorang gembel. Ketika ada seseorang yang menolongnya, dia berencana memberikan uang sebagai ucapan terimakasih.
"Nggak apa-apa sih, intinya gua berbagi aja di sana, nggak ada yang kurang nggak ada yang lebih, ada rejeki gua berbagi sesama," terang Andika.
Namun mantan personel Kangen Band itu merasa bingung, karena video prank itu menjadi viral beberapa hari belakangan ini. Padahal konten tersebut sudah dibuatnya sejak dua bulan lalu.
"Itu juga baru viralnya padahal konten udah lama dibuat sekitar 2 bulan yang lalu mungkin orang yang baru sub dan baru liat," tuturnya.
Seperti yang diketahui, Andika Mahesa alias Andika Kangen Band sempat menjadi viral gara-gara ditangkap Satpol PP di Semarang karena diduga seorang gembel. Padahal, mantan vokalis Kangen Band itu cuma pura-pura dengan niat membuat prank untuk konten YouTube-nya. [Evi Ariska]
Berita Terkait
-
Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Setujui Penambahan Personel Satpol PP
-
Wamen ESDM Resmikan Pengaliran Gas Pipa Cisem 2, Beri Kepastian Usaha Industri
-
Jasamarga Trans Jawa Resmi Berlakukan Diskon Tarif Tol 30 Persen untuk Mudik Lebaran 2026
-
Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang: Tak Ada Toleransi!
-
Kapolri Pastikan Keamanan Nataru di Stasiun Tawang Semarang
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo