Matamata.com - Five Vi didampingi kuasa hukumnya, Henry Indraguna mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019). Ia mempertanyakan perkembangan laporannya terhadap kontraktor bernama Ahmad Fahruddin terkait kasus dugaan penipuan.
Henry mengatakan, kasus yang dilaporkan kliennya seperti jalan di tempat. Padahal laporan tersebut sudah dibuat pada 7 Desember 2018.
"Karena laporan Five V ini yang nomor LP nya sampai sekarang tidak jelas, tidak ada kepastian hukum, maka hari ini kami minta kepada penyidik untuk kepastian hukum tersebut," kata Henry.
Lebih lanjut kata Henry, setelah pertemuan tadi, penyidik berjanji akan menindaklanjuti laporan Five Vi minggu ini juga.
"Menurut keterangan dari penyidik, tadi pertama ada permintaan maaf dulu, kedua minggu ini akan diproses cepat pada si terlapornya. Kita minta segera ada kepastian hukum. Kami tidak mau lama-lama lagi," ujar Henry.
Sementara, Five Vi mengaku lega mendengar respons penyidik. Sebab, dia ingin terlapor jera atas perbuatannya.
"Iya ada sedikit titik terang lah. Saya pengen kepastian hukum saya itu seperti apa, saya merasa ini itu harus diadili karena orang yang seperti ini buat pelajaran suapaya orang lain gak terkena seperti saya," kata Five Vi menjelaskan.
"Saya sudah punya niat baik 60 persen dibayar tapi furniture nggak datang," ujarnya lagi.
Diberitakan sebelumnya, Five Vi melaporkan seorang kontraktor bernama Ahmad Fahruddin ke Polres Jakarta Pusat. Dalam laporannya, dia mengaku kena tipu Rp 60 juta. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Setujui Penambahan 70 Ribu Polisi Kehutanan untuk Jaga 125 Juta Hektare Hutan
-
Wamenhut Ungkap 3,32 Juta Hektare Sawit Masuk Kawasan Hutan, Satgas Mulai Sita Lahan
-
Adly Fairuz Dilaporkan Pidana ke Polres Jaktim dan Besok Hadapi Sidang Perdata di PN Jaksel
-
Tanggapi Gugatan Wanprestasi Rp5 Miliar, Adly Fairuz Siap Hadapi Persidangan
-
Kemnaker: Hati-hati Penipuan, Belum Ada Program BSU untuk Tahun 2026
Terpopuler
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano