Matamata.com - Aktris Five Vi Rachmawati menceritakan kronologis dugaan penipuan dan penggelapan yang dialaminya dari seorang kontraktor bernama Ahmad Fachrudin.
Enam bulan lalu Five Vi hendak mendesain ulang apartemennya di kawasan Sudirman, Jakarta. Oleh seorang teman, dia dikenalkan dengan Fachrudin yang mengaku bisa menyulap huniannya dalam jangka dua bulan.
''Jadi dia (Fahrudin) menjanjikan setelah saya bayar 27 Juli, apartemen akan selesai dalam jangka waktu dua bulan. Tetapi sampai 6 bulan belum selesai juga,'' kata Five Vi usai melaporkan Fachrudin di Polda Metro Jaya, Jumat (7/12/2018).
Sebelum membuat laporan di Polda Metro, Five Vi lebih dulu mengirim somasi, berharap Fachrudin segera bertanggung jawab. Tapi setelah berkali-kali disomasi, Fahrudin tak juga merespons.
''Sampai saya pulang dari perjalanan umrah, belum terpasang satupun furniture di apartemen saya,'' katanya.
Kehilangan kesabaran, Five Vi didampingi kuasa hukumnya, Henry Indraguna akhirnya melaporkan Fachrudin ke Polda Metro Jaya atas tuduhan dan penggelapan duit ratusan juta.
''Jadi dugaannya ini penipuan dan penggelapan pasal 378 dan 372 KUHP,'' kata Henry di tempat yang sama.
Suara.com/Wahyu Tri Laksono
Berita ini sudah dipublikasikan sebelumnya di Suara.com.
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo