Matamata.com - Eko Patrio ikut menyoroti kabar pencopotan Helmy Yahya sebagai Dirrektur Utama TVRI oleh Dewan Pengawas. Menurutnya, pencopotan tak akan terjadi jika ada komunikasi yang baik antara Helmy dan komisaris.
"Ini hasil tidak ada komunikasi yang baik antara komisaris dengan direktur yang ada. Penting buat saya di komunikasi, kalau komunikasi dibangun, tidak terjadi tuntutan-tuntutan oleh komisaris tersebut," kata Eko Patrio ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019).
Bahkan, menurut Eko, saat ini belum terlambat dibangun komunikasi yang dimaksud. Dia juga bilang peluang mediasi masih terbuka lebar.
"Saya yakin mas Helmy bisa tahu solusi yang baik untuk komunikasi dengan komisaris. Saya lihat peluangnya masih banyak banget kok untuk mediasi. Justru kalau mas Helmy dan komisaris minta pendapat orang lain dan orang lain jadi liar," ujarnya.
Yang jelas lanjut Eko, TVRI di bawah kendali Helmy Yahya berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun, hal itu juga tak lepas dari peran Dewan Pengawas.
"Jujur TVRI sekarang lebih baik dan bagus. Artinya komisaris juga mengawasinya lebih baik. Direktur juga pun begitu. Yang terjadi hanya miss communication," kata Eko Patrio.
Polemik di internal TVRI belakangan ini lagi disorot publik. Pasalnya, Dewan Pengawas memberhentikan sementara Helmy Yahya dari jabatan Direktur Utama. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
DPR Minta TVRI Segera Benahi Fasilitas Siaran Jelang Piala Dunia 2026
-
TVRI Resmi Siarkan Piala Dunia 2026 Secara Gratis Melalui Saluran Terestrial
-
PAN Minta DPR Hentikan Gaji Eko Patrio dan Uya Kuya
-
Sudah Dinonaktifkan! Publik Desak Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya Mundur dari DPR
-
Eko Patrio Beri Restu kepada Verrell Bramasta dan Fuji: Sudah Bukan Zamannya Main-main Lagi
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season