Matamata.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, meminta Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI segera membenahi kualitas layanan dan fasilitas siaran setelah resmi mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026. Ia menekankan pentingnya jangkauan siaran hingga ke seluruh pelosok Indonesia.
"Jangan sampai hak siar dapat, tapi kualitas layanan tidak maksimal. Seperti tidak menjangkau seluruh pelosok Indonesia," ujar Hendry dalam keterangan tertulis yang diterima di Pekanbaru, Rabu (31/12).
Berdasarkan hasil kunjungan dan laporan yang diterima, Hendry mencatat masih banyak fasilitas penyiaran (broadcast) TVRI yang perlu diperbaiki atau diperbarui. Ia berharap seluruh perbaikan infrastruktur tersebut tuntas sebelum turnamen dimulai.
"Dari beberapa kunjungan dan laporan, saya melihat fasilitas 'broadcast' TVRI masih banyak yang harus diperbaiki atau diganti. Jelang pelaksanaan piala Dunia semua sudah diperbaiki," katanya.
Legislator asal Daerah Pemilihan Riau 1 ini meyakini kualitas siaran yang maksimal akan berdampak positif pada sektor ekonomi kreatif, pariwisata, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hendry berencana mendorong kolaborasi lintas sektor di Komisi VII untuk memaksimalkan potensi tersebut.
"Nanti kita upayakan di Komisi VII ada kolaborasi antara TVRI dengan mitra lainnya seperti Kementerian UMKM, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif. Mudah-mudahan sinergitas ini bakal memberikan hasil maksimal," tutur Hendry.
Meski memberikan catatan perbaikan, Hendry mengapresiasi keberhasilan manajemen TVRI dalam memperoleh hak siar dari FIFA. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan FIFA merupakan sebuah prestasi yang menjawab harapan masyarakat.
"Alhamdulillah, akhirnya TVRI mendapatkan hak siar piala Dunia. Ini jadi prestasi bagi manajemen TVRI sekarang karena berhasil memperoleh hak siar ini. Keberhasilan ini sangat berharga karena FIFA tentu memiliki pertimbangan khusus kenapa menunjuk TVRI," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Ombudsman RI Minta Dukungan DPR Kawal Pengawasan Makan Bergizi Gratis
-
DPR Ingatkan Pemerintah Evaluasi Berkala Kebijakan WFH ASN Setiap Jumat
-
Hasil Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Kecewa Garuda Kalah Meski Unggul Statistik
-
Indonesia Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Peringatan Khusus untuk Coach John Herdman
-
DPR Dukung Pembentukan Kemenekraf, Tekankan Perlindungan Pekerja Kreatif
Terpopuler
-
KPK Periksa Staf Kejari Tolitoli Terkait Kasus Pemerasan Tiga Jaksa HSU
-
Iran Serang Israel dan Fasilitas Militer AS di Bahrain, Kuwait, serta UEA
-
OIKN Targetkan Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif Rampung Mulai 2026
-
Ketagihan! Bintangi Film 'Warung Pocong', Shareefa Daanish Ingin Main Genre Horor Berbalut Komedi Lagi
-
Korsel Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Buntut Krisis Energi Timur Tengah
Terkini
-
KPK Periksa Staf Kejari Tolitoli Terkait Kasus Pemerasan Tiga Jaksa HSU
-
Iran Serang Israel dan Fasilitas Militer AS di Bahrain, Kuwait, serta UEA
-
OIKN Targetkan Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif Rampung Mulai 2026
-
Korsel Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Buntut Krisis Energi Timur Tengah
-
Ombudsman RI Minta Dukungan DPR Kawal Pengawasan Makan Bergizi Gratis