Matamata.com - Herjunot Ali mengakui dirinya pribadi yang tempramen. Aktor 34 tahun ini pun lantas terpikir untuk menjadi vegetarian.
Sebab, menurutnya, makanan juga berpengaruh pada kestabilan mentalnya.
"Lebih baik saya jadi vegan. Saya bilang (ke diri sendiri) coba benar nggak sih kalau makan tumbuhan jadi nggak sering marah," ujar Herjunot Ali, saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).
Setelah empat bulan mencoba menjadi vegan, Herjunot Ali pun menjadi lebih kalem. Bintang film Tenggelamnya Kapal van der Wijck ini mengaku lebih bisa mengontrol emosinya.
"Kalau nggak dicoba kan nggak tahu. Kalau di badan saya, saya rasanya lebih nggak emosi," jelasnya.
Meski demikian, Herjunot Ali enggan berolahraga untuk menjaga kestabilan kesehatannya. Terpenting, ia menjaga pola makannya.
"Enggak sih, saya nggak begitu olahraga. Makan-makanan sehat aja," tutur Herjunot Ali.
Berita Terkait
-
Anaknya Tewas Ditenggelamkan YA, Angger Dimas Emosi: Perbuatannya Bukan Kelakuan Manusia
-
Gaya Bicara Prabowo di Debat Capres Dinilai Emosian, Apakah Mantan Militer Sangat keras Usai Pensiun?
-
Pernah Nahkodai Indonesia, Wakil Presiden Ini Ingatkan Pemimpin harus Lihai Jaga Emosi
-
Ekspresinya Saat Nonton JYP Viral, Ryu Jun Yeol Akhirnya Buka Suara
-
Hadapi Debat Capres Kedua, Prabowo Subianto Simpan Strategi Ini agar Lebih Tenang
Terpopuler
-
Warga RW 10 bersama Lurah Kalisari, Gelorakan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
-
Prabowo Minta Kabinet Merah Putih Stop Bangun Kantor Mewah, Alihkan ke Proyek Produktif
-
China Kritik Rencana Kenaikan Anggaran Pertahanan Jepang, Soroti Pengerahan Rudal AS
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo