Matamata.com - Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto menyimpan strategi yang cukup jitu untuk menghadapi debat capres kedua yang akan dihelat Minggu (7/1/2024).
Seperti diketahui, Prabowo Subianto terlihat banyak menahan emosi ketika debat perdana pada 12 Desember 2023 lalu. Bahkan kadar emosi yang tersisa tersebut ia lampiaskan dengan sedikit berjoget.
Berbeda untuk debat selanjutnya, Prabowo Subianto dianggap lebih siap. Ia akan diyakini lebih tenang dibanding debat sebelumnya.
"Saya pastikan Pak Prabowo tampil jauh lebih bagus. Dia punya strategi karena memiliki persiapan yang matang. Tentunya punya ketenangan nanti ketika berdebat," ujar Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran, Hasan Nasbi dikutip, Jumat (5/1/2024).
Ia melanjutkan bahwa Prabowo Subianto bisa menahan emosi ketika capres nomor urut 1 bertanya soal etika dalam debat pertama. Hasan menjelaskan bahwa masalah etika tersebut sebenarnya tak perlu dipertanyakan saat debat.
"Respon Pak Prabowo wajar ya, itu respon terhadap sesuatu yang dianggap pertanyaan yang kurang etis untuk Pak Prabowo," kata dia.
"Ada orang yang menanyakan etika ke Pak Prabowo, kan beliau mikir 'nih apa benar nanya etika sama saya nih'?," ujar Hasan.
"Jadi kalau buat kami Pak Prabowo enggak sama sekali berlebihan, malah sangat ngerem," katanya.
Hasan juga beranggapan bahwa Prabowo Subianto cukup menguasai tema debat nanti yang akan dibahas. Menyusul tema besar di antaranya, pertahanan dan keamanan serta geopolitik.
"Ini bidang yang sama menurut saya ya. Secara keseluruhan ini bidang yang sangat dikuasainya. Maka dari itu ini juga tak terlalu berat. Tapi kami tetap coaching teknik, presentasi dan persiapan lain," terang dia.
Debat capres kedua nanti akan dihelat 7 Januari 2024 sekitar pukul 19.00 WIB. Di sisi lain debat kedua ini yang berfokus pada pertahanan sudah disiapkan masing-masing paslon untuk beradu gagasan.
Bahkan Ganjar Pranowo sudah sedikit membahas soal alat utama sistem pertahanan (alutsista) dalam beberapa pertamuannya di Jateng.
Begitupun Anies Baswedan. Meskipun tak banyak terjun dan terlibat di isu pertahanan, pemikirannya serta strategi untuk bisa memimpin Indonesia juga sudah disiapkan.
Berita Terkait
-
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India
-
Menkomdigi Tegaskan Keterlibatan RI di Board of Peace demi Stabilisasi Palestina
-
DPR Puji Kesepakatan Penghapusan Bea Masuk 1.819 Produk Indonesia ke Amerika Serikat
-
Buka 'Era Keemasan Baru', Prabowo dan Donald Trump Sepakati Perjanjian Dagang Timbal Balik
-
Presiden Prabowo Setujui Penambahan 70 Ribu Polisi Kehutanan untuk Jaga 125 Juta Hektare Hutan
Terpopuler
-
Bulog Siapkan Gudang Logistik 2-3 Hektare di Kampung Haji Arab Saudi
-
Pramono Anung Rindukan Tradisi Silaturahmi Ramadan di Jakarta, Siapkan Insentif Belanja Murah
-
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India
-
Kemenkeu: Realisasi Utang Pemerintah Januari 2026 Capai Rp127,3 Triliun
-
BGN Tegaskan Kabar Pembagian Makan Bergizi Gratis Saat Sahur Adalah Hoaks
Terkini
-
Bulog Siapkan Gudang Logistik 2-3 Hektare di Kampung Haji Arab Saudi
-
Pramono Anung Rindukan Tradisi Silaturahmi Ramadan di Jakarta, Siapkan Insentif Belanja Murah
-
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India
-
Kemenkeu: Realisasi Utang Pemerintah Januari 2026 Capai Rp127,3 Triliun
-
BGN Tegaskan Kabar Pembagian Makan Bergizi Gratis Saat Sahur Adalah Hoaks