Matamata.com - Pada Jumat (3/1/2020), komedian sekaligus politisi Eko Patrio meninjau langsung korban bencana banjir di kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur. Dalam blusukannya, Eko Patrio turut menyalami warga yang tengah beres-beres pascabanjir.
Memasuki kawasan lebih dalam, sisa garis air dan genangan lumpur di tembok terpantau mencapai dua meter. Salah satu warga setempat bahkan ada yang meninggal akibat banjir tersebut.
Eko Patrio lantas berkunjung ke musala tempat jenazah disemayamkan. Eko juga memberi ucapan duka cita bagi keluarga yang ditinggalkan.
"Saya turut berbelasungkawa buat keluarga. Yang sabar ya, saya sangat prihatin," ucap Eko Patrio.
Di samping itu, kunjungan Eko Patrio ke daerah terdampak banjir juga membawa beberapa bantuan, di antaranya bingkisan makanan, selimut, hingga kebutuhan bayi.
"Bingkisannya (bawa) tadi ada makanan, selimut, makanan bayi, terus berkaitan juga kita tanya kinerja pemerintah daerah dalam hal ini DKI Jakarta, Alhamdulillah cekatan," jelasnya.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Korban Banjir Dayeuhkolot
-
Pemkot Jaksel Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Phb Setu Babakan, Upaya Cegah Kerusakan Tanggul
-
Kemenhut Izinkan Pemanfaatan Kayu Hanyutan untuk Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Wamenhut Pastikan Hasil Audit 24 Izin Pemanfaatan Hutan di Sumatra Akan Diumumkan
-
BRIN Kembangkan Tanggul Laut Lego Multifungsi untuk Atasi Rob dan Abrasi
Terpopuler
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Kisahkan Tragedi Tsunami Aceh! Abidzar hingga Cinta Brian, Ungkap Sinetron 'Lautan Cinta'
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo