Matamata.com - Persoalan aktor Eza Gionino dan Qory Supiandi, seorang penjual ikan hias, makin memanas. Kini, Eza dilaporkan oleh Qory atas dua kasus sekaligus.
"Laporan 11 januari kemarin dengan keluhan penipuan dan pencemaran nama baik," kata kuasa hukum Qory, Lissa pada Senin (13/1/2020).
Laporan penipuan dibuat lantaran Eza Gionino belum membayar pembelian ikan hias senilai Rp 12 juta. Soal tuduhan pencemaran nama baik, Eza dianggap tanpa hak mengekspos masalahnya dengan Qory di media sosial.
Kendati begitu, Lisa membantah apa yang dilakukan Qory terhadap Eza Gionino sebagai upaya balas dendam. Seperti diketahui, Qory lebih dulu dilaporkan Eza.
"Iya Qory itu ada hak-hak yang belum diterima oleh dia dan ini upaya hukum untuk mendapat hak-haknya dan keadilan, bukan upaya balas dendam tapi semata untuk memperjuangkan hak-hak," ujar Lisa menegaskan.
Sebelumnya, Eza Gionino melaporkan Qory Supiandi karena merasa ikan yang dibeli tak sesuai dengan pesanannya. Saat komplain, Qory justru tak terima dan mengancam bakal membunuh keluarga Eza.
Karenanya, Eza Gionino melaporkan Qory Supiandi ke Polres Bogor. Hingga akhirnya, keduanya dipertemukan dan Qory menyampaikan permintaan maaf.
Berita Terkait
-
Cut Syifa Kagumi Akting Eza Gionino di Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah'
-
Kuras Energi Perankan Tokoh Antagonis, Yuriska Patricia dan Eza Gionino Tak Pernah Alami Kesulitan
-
Sibuk Syuting Sinetron 'Naik Ranjang', Adinda Azani Tak Tega Tinggalkan Anak Berumur 2 Tahun
-
Belajar Jadi Imam Keluarga, Eza Gionino Ajarkan Anak Puasa: Kalau Sahur Ramai
-
Eza Gionino Hijrah, Ngaku Rajin Shalat 3 Tahun Belakangan
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo