Matamata.com - Helmy Yahya bersama jajaran direksinya menggelar jumpa pers untuk mengklarifikasi soal dirinya diberhentikan dari TVRI, Jumat (17/1/2020).
Secara resmi, ia diberhentikan dengan hormat dari jabatan Direktur Utama TVRI pada 16 Januari 2020. Ini karena pembelaan terhadap penontaktifannya pada 5 Desember 2019 ditolak.
Padahal Helmy sudah melakukan pembelaan dengan mengeluarkan bukti-bukti data sampai 1200 halaman.
"Pembelaan saya tidak main-main. Saya jawab surat dari dewan pengawas dengan 27 halaman, lampirannya 1200 halaman. Saking tebalnya saya sampai tidak kuat bawanya," ungkap Helmy di hadapan awak media.
Ternyata ada lima poin yang menjadikan dewan pengawas akhirnya memberhentikan Helmy Yahya.
Pun ia menjawab semua tudingan dewan pengawas yang dianggap sebagai kesalahan dalam jumpa pers.
Salah satunya adalah karena Helmy Yahya membeli program acara Liga Inggris yang menghabiskan anggaran banyak.
"Tidak menjawab dan memberi penjelasan mengenai program yang berbiaya besar, Liga Inggris. Ternyata itu saja," beber Helmy Yahya.
Namun Helmy mengungkapkan kalau program Liga Inggris didapatkannya karena TVRI mendapatkan dianggap punya jaringan yang luas. Ia juga menginginkan sebuah program unggulan atau moster konten untuk TVRI.
Lebih lanjut, Liga Inggris ini dianggap tidak pernah dilaporkan ke dewan pengawas dan tidak masuk dalam anggaran TVRI atau tidak tertib administrasi.
Dijelaskan pihak Helmy, Liga Inggris ini sudah dilaporkan bahkan saat launching program ini dewan pengawas juga datang.
Mengenai anggaran memang tidak masuk rencana anggaran pada awal pembuatan anggaran. Mengingat program Liga Inggris ini muncul di pertengahan tahun. Namun oleh pihak direksi program ini dibiayai dari Penerimaan Negera Bukan Pajak (BNBP).
Berita Terkait
-
DPR Minta TVRI Segera Benahi Fasilitas Siaran Jelang Piala Dunia 2026
-
TVRI Resmi Siarkan Piala Dunia 2026 Secara Gratis Melalui Saluran Terestrial
-
Bikin Heboh! Willie Salim Minta Maaf, soal 200 Kg Rendang Hilang di Palembang
-
11 Potret Rachel Yahya Putri, Helmy Yahya yang Pernah Bekerja dengan Jae Eks Day6
-
Dilarikan ke RS, Helmy Yahya Positif Covid-19: Saya Ditegur sama Allah
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season