Matamata.com - Vicky Prasetyo membantah dirinya menuntut harta gono-gini dalam perceraiannya dengan Angel Lelga.
"Soal harta gono-goni itu tidak pernah dibahas. Ketika kami pertama bertemu, bahasa pertama yang keluar, 'tolong secepatnya bercerai. Kalau harta harta gono-gini nggak ada," kata pengacara Vicky Prasetyo, Sri Sharen bersama kliennya, ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020) malam.
"Ya intinya beliau (Vicky Prasetyo) tidak pernah mengutak-atik harta gono-gini," ujar Sri menegaskan.
Sebagai lelaki, Vicky Prasetyo sendiri mengaku malu membahas harta gono-gini. Ia malah takut kalau Angel Lelga menuntut balik kenikmatan batin yang sudah diberikan.
"Ya kan malu bro. Misalnya kan gini, apa yang sudah kita kasih terus kita minta. Nanti juga dia bilang, 'kamu bisa nggak mengembalikan kenikmatan yang sudah aku berikan'. Coba gimana laki-laki kalau digituin," kata Vicky Prasetyo.
"Ya sudah bikin seru aja. Anggap aja kita lagi tamasya cinta. Jangan diperdebatkan. Walau misalnya kita pernah kasih sesuatu, nggak harus diminta. Makanya lucu kalau ada pria minta harta gono-gini, kecuali buat anaknya. Aku walau sederhana begini, alhamdulillah masih ada kerjaan. Jadi nggak ada gono-gini yang dibilang apa. Lagian semua KPR, masih punya pihak ketiga, apa yang mau kita tuntut," ucap Vicky Prasetyo.
Sebelumnya, Angel Lelga sempat mengungkap kalau Vicky Prasetyo meminta harta gono-gini dalam perceraian. Padahal menurut Angel, selama berumah tangga, Vicky tak pernah memberi uang. Bahkan segala kebutuhan Vicky sampai pakaian dalam, Angel yang membelikan. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Peduli Bencana Alam! Vicky Prasetyo bersama Tim Solidarity Squad, Salurkan Bantuan 30 Ton Sembako ke Aceh
-
Selamat! Vicky Prasetyo jadi Ketua Umum Organisasi Sosial: Anggotanya Sudah 34 Provinsi
-
Bangun 23 Villa Senilai Rp 12 Miliar, Vicky Prasetyo Rambah Bisnis Wisata
-
Gandeng Desainer Kara Brides, Vicky Prasetyo Mau Nikah Lagi
-
Harta Goni-gini Digadaikan Tanpa Izin, Okie Agustina Somasi Gunawan Dwi Cahyo
Terpopuler
-
Siswa Sekolah Rakyat Manado Raih Emas Wushu Nasional, Mensos Beri Apresiasi Tinggi
-
DPR Desak Kemenkes Investigasi Kematian Dokter Internship di Jambi
-
Kemenbud Gelar Lomba Video 'Aku dan Budayaku', Ajak Anak Muda Jadi Duta Budaya Digital
-
Said Abdullah Usul Ambang Batas Parlemen 6 Persen, Berlaku Hingga Tingkat DPRD
-
DPR RI Pastikan Stok Beras dan Minyakita di Sumut Aman hingga 5 Bulan ke Depan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo