Matamata.com - Terdakwa "ikan asin" Galih Ginanjar enggan memberikan komentar banyak ihwal mantan istrinya, Fairuz A Rafiq jatuh pingsan setelah menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020) terkait kasus tersebut.
Karena itu, sidang pun sempat diskors selama sekira 10 menit. Saat itu pula Galih Ginanjar juga dibawa keluar ruang sudang untuk berbuka puasa.
Sayangnya ketika disinggung soal pingsannya Fairuz A Rafiq, Galih Ginajar memilih diam seribu bahasa.
Namun setelah didesak beberapa kali oleh awak media, suami dari Barbie Kumalasari berdalih tengah terburu-buru ingin salat maghrib dan buka puasa.
"Haduh saya mengejar salat magrib sekalian buka puasa," kata Galih Ginanjar.
Tak menyerah disitu saja, awak media kembali mencecar pertanyaan itu kembali kepada Galih Ginanjar. Alhasil ia pun menjawabnya.
"Oh saya tidak tahu. Ya semoga cepat sadar kembali dan mau memaafkan kesalahan yang telah saya perbuat," tuturnya. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Demi Berkurban, King Faaz Tunda Liburan ke Jepang, Fairuz A Rafiq: Buat Palestina
-
Sonny Septian Bagikan Kabar Duka, Fairuz A Rafiq Nangis Sesenggukan: Nggak Ada Tanda Apapun ya Allah!
-
Sonny Septian Nangis di Momen Kelulusan King Faaz: Bangga, Haru, Bahagia!
-
Sonny Septian Dapat Surat Cinta dari King Faaz, Isinya Bikin Kaget: Nggak Nyangka Banget
-
Usai Berlebaran di RS karena DBD, Fairuz dan Anak Perempuannya Akhirnya Pulang ke Rumah
Terpopuler
-
Siswa Sekolah Rakyat Manado Raih Emas Wushu Nasional, Mensos Beri Apresiasi Tinggi
-
DPR Desak Kemenkes Investigasi Kematian Dokter Internship di Jambi
-
Kemenbud Gelar Lomba Video 'Aku dan Budayaku', Ajak Anak Muda Jadi Duta Budaya Digital
-
Said Abdullah Usul Ambang Batas Parlemen 6 Persen, Berlaku Hingga Tingkat DPRD
-
DPR RI Pastikan Stok Beras dan Minyakita di Sumut Aman hingga 5 Bulan ke Depan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo