Matamata.com - Nikita Mirzani mengajak seluruh organisasi masyarakat (Ormas) Indonesia untuk melaporkan eks suaminya, Sajad Ukra yang dinilai telah melecehkan bangsa Indonesia lewat rekaman suara yang dikirimkan kepadanya.
Ajakan tersebut disampaikan Nikta Mirzani lewat Insta Story-nya sekira dua jam lalu.
"Buat semua ormas yang ada di seluruh Indonesia yang mau melaporkan sajad ukra atas penghinaan RI silakan datang ke kantor polisi terdekat.
Karena orang asing sudah menghina bangsa indonesia korupsi, polisi bisa dibayar untuk memenjarakan orang termasuk Nyai. Cus kita tegakkan kebenaran dan keadilan merdeka," lanjutnya.
Selanjutnya, Nikita pun bersedia hadir sebagai saksi atas pelaporan ormas tersebut.
"Bagi siapa pun yang melaporkan Sajad Ukra, saya siap jadi saksi. NKRI harga mati," tutup Nikita.
Ajakan tersebut terkait rekaman suara Sajad Ukra yang dinilai telah melecehkan bangsa Indonesia. Rekaman suara ini sendiri telah diunggah Nikita di akun media sosial Instagramnya.
Selain itu, dalam rekaman tersebut Sajad Ukra juga ikut membawa-bawa nama Hotman Paris Hutapea.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo