Matamata.com - Barbie Kumalasari menepis isu perceraiannya dengan Galih Ginanjar hanya settingan. Perempuan 38 tahun ini mengaku dirinya memang sudah sejak lama terpikir untuk berpisah dari Galih Ginanjar.
"Sebenarnya menahan (mau cerai) sudah lama, tapi aku nggak pernah mau ngomong," ujar Barbie Kumalasari, ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).
Pemeran Ijah di sinetron Bidadari itu mengatakan memiliki batas kesabaran. Sebab, Barbie Kumalasari menilai sifat suaminya itu masih kekanak-kanakan.
"Aku coba ngerti tapi ya manusia punya batas. Aku sih sudah capek ya sudah empat tahun begitu-begitu aja stuck di tempat. Pemikiran aja sih sebenarnya dan itu menurutku penting," ungkap Barbie Kumalasari.
Namun, hingga saat ini Barbie Kumalasari belum memberitahukan soal keinginannya bercerai ke Galih Ginanjar. Ia masih menunggu dan mendukung Galih hingga kasus "Ikan Asin" selesai.
"Aku juga nggak mau dicap jahat, karier lagi naik, pasangan masih di kasus, terus akunya langsung ninggalin, akunya nggak mau," ucap Barbie Kumalasari.
Berita Terkait
-
Tegas! Wardatina Mawa Resmi Gugat Cerai Insanul Fahmi di PA Medan
-
Mediasi Gagal di PA Bandung! Sidang Cerai Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Masuk ke Pokok Perkara
-
Atalia Praratya Hadiri Sidang Cerai di PA Bandung, Kuasa Hukum Bantah Spekulasi Pihak Ketiga
-
Sidang Cerai Perdana AtaliaRidwan Kamil Digelar Tanpa Kehadiran Keduanya
-
Atalia Praratya Dijadwalkan Hadiri Sidang Perdana Gugatan Cerai di PA Bandung
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo