Matamata.com - Lucinta Luna tak bisa mangkir lagi ihwal klaimnya sebagai perempuan tulen. Identitas Lucinta Luna yang dulunya seorang laki-laki justru diungkap oleh polisi saat dirinya ditangkap dalam kasus narkoba.
Gara-gara ini, netizen jadi teringat sayembara Lucinta Luna pada 2 tahun lalu. Dia pernah menggelar sayembara senilai Rp 1 miliar jika ada yang bisa buktikan dirinya bukan perempuan tulen.
Awak media lantas bertanya soal nasib sayembara itu pada kuasa hukum Lucinta Luna, Milano. Sayangnya, dia menolak berkomentar.
"Aku nggak mau tanggapin itu, kita tidak ada komentar di situ soalnya," ujar Milano ditemui di kantornya, kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).
Milano menegaskan tugasnya sebagai pengacara cuma dalam perkara yang menjerat Lucina Luna. Salah satunya adalah mengajukan permohonan rehabilitasi untuk kliennya.
Lucinta Luna diketahui mengajukan permohonan perubahan status dari laki-laki menjadi perempuan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hakim dalam putusannya kemudian mengambulkan permohonan tersebut.
Di persidangan, Lucinta Luna membeberkan bukti dirinya telah melakukan operasi ganti kelamin di Thailand.
Lucinta Luna diamankan polisi di apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat pada Selasa (11/2/2020) pagi. Dalam penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa ekstasi dan dua jenis obat penenang.
Hasil tes urine menyatakan Lucinta Luna positif memakai obat penenang tersebut. Sementara tiga rekannya yang juga diperiksa negatif. [Ismail]
Berita Terkait
-
Wajah Baru Sarwendah setelah Oplas malah Banjir Cibiran: Padahal Cantik Pas Natural
-
Biasa Tampil bak Artis Korea, Lucinta Dandan ala India Begini Hasilnya
-
Kembali Mau Operasi Pita Suara karena Kebelet Mirip Agnez Mo, Lucinta Luna Disebut Punya Nyawa Seribu
-
Iseng, Feni Rose Ngetes Suara Asli Tisya Erni Saat Bernyanyi, Auto Dibandingkan Sama Suara Khodamnya Lucinta Luna
-
Lucinta Luna Mendadak Kangen Hingga Nangis Nyesek, Usai Ngerasa Identitasnya Belum Diterima Sang Kakak
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo