Matamata.com - Unggahan terbaru Millendaru kembali mencuri perhatian khalayak ramai.
Ini bermula saat keponakan Ashanty itu menjajal aplikasi TikTok yang sedang kekinian.
Diiringi lantunan lagu Culametan Met Met yang lagi viral, Millendaru nampak asyik bergoyang ditemani teman lelakinya.
Bak artis TikTokers, Millendaru pun juga terlihat lihai dan cantik dalam balutan dress pink panjang dan rambut gerai.
Namun, netizen justru salfok saat Millendaru memperbesar bagian kepalanya. Pasalnya, hal itu justru membuat Millendaru jadi terlihat menyeramkan.
Bahkan, ada netizen yang menyebut Millendaru mirip hantu kuyang. Ya, kuyang dikenal sebagai siluman berwujud kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang.
"Ku kira kuyang," komentar akun @didihwr.
"Badai banget sih Millen," terang netizen @erickbastianpoetra.
"Jiah sekarang terjangkit virus TikTok juga ya," ujar akun @assyifaaul.
"Kayak kuyang," kata netizen lain @_nda_22_.
Berita Terkait
-
Kemen Ekraf Gandeng TikTok-Tokopedia Digitalisasi 1.200 UMKM Daerah
-
Rumah Perubahan Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Waktunya STARt Bersama TikTok Shop Tokopedia
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Pemerintah Bekukan Sementara Izin TikTok, Diduga Langgar Aturan PSE
-
China Hormati Kesepakatan Penjualan TikTok ke Investor AS
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo