Matamata.com - Diduga melakukan wanprestasi, aktor Jefri Nichol dituntut Rp 4,2 miliar oleh Falcon Pictures. Dalam kasus ini Jefri dituduh melakukan pelanggaran kontrak oleh Pengadilan Negeri Jakarta.
"Gugatan ini intinya tentang wanprestasi, perjanjian untuk pembuatan film. Ada yang disepakati itu empat judul film. Tapi rupanya perjanjian itu belum dilaksanakan," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur saat ditemui di kantornya, Rabu (26/2/2020).
Jefri Nichol diduga melanggar kesepakatan dengan Falcon Pictures dengan meneken kontrak di rumah produksi lain. Sementara, bintang film Dear Nathan ini telah menandatangani kontrak eksklusif dan menerima pembayaran atas itu.
"Empat filmnya Dear Nathan Hello Salma, kemudian Elyas Pical, Bebas dan Habibie & Ainun. Menurut penggugat begitu," ungkap Achmad Guntur.
"Nah karena main di tempat lain, itulah maka diminta uang yang sudah diterima sebagai uang muka itu," jelasnya.
Surat gugatan kepada Jefri Nichol beredar di media sosial Instagram sebelumnya. Namun, hingga kini pihak Falcon Picture maupun Jefri Nichol belum mau memberikan keterangan resmi.
Berita Terkait
-
Tanggapi Gugatan Wanprestasi Rp5 Miliar, Adly Fairuz Siap Hadapi Persidangan
-
Diduga Wanprestasi, Adly Fairuz Digugat Hampir Rp 5 Miliar di PN Jaksel
-
Bikin Nyesek, Viral Curhatan Syifa Hadju yang Galau Tak Kunjung Dinikahi Rizky Nazar: Jagain Jodoh Orang
-
Film Animasi Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet Bakal Tayang Mulai 27 Juni 2024
-
Jefri Nichol Curhat Pacar Ditikung Orang Lain, Nama Devano Danendra Anak Iis Dahlia Terseret
Terpopuler
-
Mensos Tegaskan Pelaku Korupsi di Kemensos Bakal Dikejar hingga Pensiun
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Diduga Menipu hingga Miliaran Rupiah, Pengusaha Kayu Lapis di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi
-
Mendag Siapkan Tiga Permendag Baru Atur Ekspor CPO hingga Batu Bara via BUMN
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo