Matamata.com - Imbas wabah virus corona membuat nilai tukar rupiah anjlok. Hal ini sampai membuat Tiwi eks T2 syok.
"Iya baru tahu tadi (nilai rupiah anjlok). Syok ya," kata Tiwi ditemui di Polda Metro Jaya, hari ini.
"Maksudnya kalau memang ada tabungan dolar sih happy ya pastinya. Cuma kalau sebagai pengguna rupiah dan tabungannya memang kebanyakan rupiah, dan juga ada beberapa yang menanam saham juga nangis-nangis darah," ujarnya lagi.
Tiwi bahkan menganggap anjloknya nilai rupiah ini lebih parah ketimbang saat krisis moneter pada 1998. Dia pun berharap persoalan corona segera selesai di dunia, termasuk di Tanah Air.
"Kayaknya ini lebih mengerikan dari yang 98. Pokoknya pengennya semuanya kembali stabil deh. Ini udah urusan dapur ya. Kalau sudah persahaman-sahaman kok ngeri banget gitu," ujarnya.
Tiwi sendiri memiliki tabungan uang dolar AS. Namun dia tak ada rencana untuk menukarnya karena lebih berharap situasi kembali kondusif.
"Harapannya aku pengin semuanya kembali kondusif, stabil, tidak hanya di kesehatan, perekonomian juga. Pokoknya semuanya stabil deh ya Allah," ujar Tiwi.
Diketahui pada hari ini, Kamis (19/3/2020) mata uang Indonesia menembus Rp 16.000 per dolar AS. (Herwanto)
Berita Terkait
-
6 Potret Terkini Tiwi eks T2 Usai Melahirkan, 35 Tahun Rasa ABG!
-
Lesti Kejora Sebut Suara Siti Badriah Paling Jelek, Tiwi eks T2 Melahirkan
-
Nama Anak Kedua Tiwi eks T2 Punya Makna Mendalam
-
3 Momen Tiwi eks T2 Melahirkan Anak Kedua, Pipi Chubby Bayi Gemesin
-
Tiwi eks T2 Lahirkan Anak Kedua, Perjuangan Alami Kontraksi Selama 36 Jam
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo