Rabu, 27 Mei 2020
Yoeni Syafitri Sekar Ayoe : Senin, 06 April 2020 | 17:23 WIB

Matamata.com - Jenazah pasien positif virus corona (Covid-19) ditolak warga di beberapa daerah. Hal ini mengundang keprihatinan Yuni Shara

"Untuk kejadian yang banyaknya penolakan jenazah itu sangat memprihatinkan. Kalau saya sih sangat prihatin kalau misalnya ada yang mengalami seperti itu," kata Yuni Shara kepada MataMata.com, Senin (6/4/2020).

Diakui Yuni, pasien positif virus corona (Covid-19) yang diisolasi saja sudah tersiksa. Hal ini karena mereka harus berpisah dari keluarga. 

"Karena kondisi orang yang sakit sebenarnya sudah diisolasi saja sudah sangat menderita. Karena enggak bisa ketemu sama keluarga harus sendirian," ujar ibu dua anak ini.

Yuni Shara tidak bisa membayangkan dirinya berada di posisi keluarga yang ditinggal meninggal dan masih disulitkan dengan adanya penolakan jenazah.

Yuni Shara [Ismail/Suara.com]

Kakak Krisdayanti ini pun mengimbau agar masyarakat dapat berempati kepada keluarga yang ditinggalkan. Sebab, kehilangan orang tercinta sudah cukup menyakitkan.

"Jadi ini dimohon untuk tidak melakukan seperti itu. Karena kalau misalnya ada keluarganya yang digituin juga akan sedih pasti, menyakitkan, jadi jangan ditambah-tambahi dengan hal-hal seperti itu. Toh kan ada yang ngurus," ucap Yuni Shara.

Diketahui warga tolak jenazah pasien corona memang terjadi di beberapa daerah. Mereka sampai memasang spanduk penolakan di lokasi pemakaman. [Evi Ariska]