Matamata.com - Selain mengurus pesantren, Aziz Gagap mengungkapkan alasan lain mundur dari Opera Van Java (OVJ). Ia mengaku ingin mencari ketenangan.
“Sebenarnya apa sih yang gue cari? Kalau bicara jujur, gue cari ketenangan,” imbuh kata Aziz Gagap di channel YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (8/4/2020).
Aziz Gagap pun akan menghabiskan lebih banyak waktunya di pondok pesantren. Melakukan banyak kegiatan seperti bercocok tanam hingga mengurusi hewan peliharaan.
“Karena mungkin sudah waktunya stay di pondok,” jelas Aziz Gagap.
Keinginan itu pun sebetulnay sempat ditentang oleh keluarga maupun teman-temannya. Tapi dia tetap keukeuh kepada keputusannya itu.
“Tapi buat Aziz ada keanehan, semakin dilarang, semakin bulat tekadnya. Jadi nggak ada rasa ketakutan,” imbuhnya.
Aziz Gagap menyadari apa yang dilakukannya mungkin dianggap konyol oleh sebagian orang. Sebab ada banyak orang yang mungkin ingin seperti dirinya.
“Di belakang, orang-orang pengin jadi kayak saya, bisa dikenal, ada duit, punya pekerjaan yang mudah. Tapi ketika yang udah dapetin, begini doang ya dunia,” kata Aziz Gagap.
Ia pun mengibaratkan kehidupan dulu dan saat-saat sudah menjadi terkenal dengan penghasilan yang mencukupi.
Misalnya saja dari segi ekonomi, Aziz Gagao menuturkan dulu dengan uang Rp 10.000 sudah bisa untuk makan sepiring. Namun dengan uang Rp 2 juta yang dipegangnya kini juga untuk satu kali makan.
“Sama aja kan?” kata Aziz Gagap sambil tertawa.
Usai pamit dari OVJ, Aziz Gagap mengaku kini tengah fokus mengurus pondok pesantren yang diharapkan dapat menjadi ladang pahala kedua orangtuanya. (Rena Pangesti)
Berita Terkait
-
12 Potret Aziz Gagap Jualan Hewan Kurban, Turun Tangan Sendiri Temui Pembeli
-
9 Momen Member OVJ Kumpul Lagi, Andre Taulany-Sule Bacakan Nominasi Bareng
-
7 Artis Pernah Jadi Kuli Bangunan, Hamish Daud Tetap Kece 'Nguli' di Prancis
-
6 Artis yang Memilih untuk Poligami, Opie Kumis Pernah Punya 4 Istri
-
Tak Ingin Wariskan Harta, 10 Potret Rumah Aziz Gagap Jauh dari Kata Mewah
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo