Matamata.com - Pada Kamis (9/4/2020), Mutia Ayu ikut mengantar mendiang suaminya, Glenn Fredly menuju pemakaman di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan.
Peti mati yang berisi mendiang Glenn Fredly dibawa oleh puluhan orang yang terdiri dari keluarga dan ormas dari Maluku usai penghormatan terakhir dilakukan,
Diiringi lagu daerah asal Maluku, peti mati dimasukan ke dalam mobil ambulance.
Mutia Ayu menempati kursi depan mobil ambulance di depan bersama dengan salah satu kerabatnya.
Mengenakan baju putih dan masker, perempuan yang 40 hari lalu melahirkan anak pertama itu terlihat sedih. Bahkan sesekali tangannya mengusap air mata yang membasahi pipinya.
Glenn Fredly meninggal dunia di Rumah Sakit Setia Mitra Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 18.00 WIB. Glenn meninggalkan seorang istri, Mutia Ayu dan satu putri yang masih berusia 40 hari bernama, Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo. [Ismail]
Berita Terkait
-
Mimpi Bertemu Suami Tercinta Glenn Fredly, Mutia Ayu : Serasa bertemu pacar!
-
Dari Tingkah Laku hingga Aroma Tubuh, Mutia Ayu Ungkap Sang Putri Makin Plek Ketiplek Mendiang Glenn Fredly
-
Terbaru Perankan Mendiang Glenn Fredly, Ini 10 Film Marthino Lio
-
Perkara Kambing Makan Bunga Tabur di Makam Glenn Freadly Bikin Netizen Heboh: Positif Thinking Aja
-
Adakah Selebriti yang Meninggal di saat Puncak Karier?
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo