Matamata.com - Klarifikasi Laurens, pria asal Belanda yang mengaku ayah angkat Syahrini masih terus berlanjut.
Terbaru, ia menceritakan awal mula Syahrini memblokir semua kontak dirinya.
Menurutnya Syahrini tak mau dihubungi lagi olehnya semenjak November 2019. Ini setelah Laurens mengirim pesan lewat DM Instagram dan mengabarkan kalau dirinya dimintai pendapat jurnalis Indonesia. Namun ia menolak.
"Mereka (jurnalis) telah mendengar bahwa saya memiliki kontak yang baik dengan Syahrini dan saya harus memiliki banyak data tentangnya. Saya takut mereka palsu. Saya meminta lebih lanjut dan kartu nama tetapi mereka tidak memberikan itu. Syahrini tidak diizinkan tahu. Saya menolaknya," ungkapnya pada postingan di Instagramnya, Sabtu (18/4/2020).
"Saya kemudian mengirim pesan ke Syahrini melalui akun Instagramnya. Syahrini mungkin menghapus pesan itu karena saya tidak dapat menemukannya lagi," lanjutnya.
Syahrini pun baru membalas pesan itu tiga minggu setelahnya, itu pun bukan ke Laurens melainkan ke putri Laurens.
"Dia tiba-tiba sangat marah padaku! Saya sangat terkejut tentang itu. Syahrini kemudian memblokir saya di mana-mana dan itu mengakhiri kontak kami," curhatnya.
Mulai dari situ sang ayah angkay sama sekali tak bisa melihat dan mendengar kabar Syahrini.
"Saya tidak sakit hati, saya tidak marah tetapi kecewa," bebernya.
Laurens mencoba mengerti kalau kini Syahrini sudah memiliki kehidupan baru yang berbeda dan tidak membutuhkan ayah angkat lagi.
"Saya berharap Syahrini hidup bahagia dan panjang," tandasnya.
Berita Terkait
-
Christine Hakim Beberkan Alasan Syahrini Bisa Hadir di Red Carpet Cannes: Bukan karena Beli Tiket
-
Christine Hakim Bantah Kontroversi Syahrini, soal Tiket 'Festival Film Cannes 2025'
-
Syahrini Kembali Mencuri Perhatian, Tampil Memesona di Karpet Merah Cannes 2025
-
Kehamilannya Diragukan, Syahrini Duduk di Kursi Roda Akui Bobotnya Naik Belasan Kilogram: Mulai Capek
-
Pernah 2 Kali Keguguran, Kehamilan Syahrini Penuh Perjuangan: Semoga yang Ini Dijaga
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo