Matamata.com - Pada 3 April lalu, Tsania Marwa mengajukan gugatan pada mantan suaminya, Atalarik Syah, terkait harta gono gini.
Kuasa hukum Marwa, M. Herdiyan Saksono mengatakan, sejauh ini pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak tergugat. Meski komunikasi agak tersendat, dia memakluminya.
"Lumrah kalau mereka mencoba mempersulit atau mencoba memperjuangkan apa yang mereka pikir itu haknya," kata Herdiyan dihubungi, Kamis (23/4/2020).
"Tapi saya terakhir dengan pengacaranya sudah komunikasi dengan baik, beliaunya juga sudah menerima dengan baik dan menyatakan juga apa yang menjadi hak-nya klien kami akan diberikan," ujarnya lagi.
Karenanya, Herdiyan berharap persoalan harta gono gini tak sampai berlarut-larut di pengadilan. Dia ingin semua selesai di tahap mediasi.
"Tapi yang jelas kami berharap ini bisa selesai sebelum masuk pokok perkara. Makanya diproses mediasi mudah-mudahan beres," katanya.
Seperti diketahui Tsania Marwa dan Atalarik Syah resmi bercerai pada 15 Agustus 2017 lewat putusan Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat.
Proses cerai mereka berjalan cukup alot karena diwarnai konflik perebutan hak asuh anak.
Semoga lekas selesai ya persoalan antara Tsania Marwa dan Atalarik Syah. (Ismail)
Berita Terkait
-
Perkuat Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah' Stefan William Bikin Menarik Alur Cerita
-
Rumah Atalarik Syach Dibongkar Usai Sengketa Tanah, PN Cibinong Perintahkan Pengosongan
-
Cut Syifa Difitnah Jadi 'PSK' di Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah', Begini Kisahnya
-
Pasrah Setelah 7 Tahun Perjuangkan Hak Asuh Anak Tanpa Hasil, Tsania Marwa: Aku Mau Move On
-
Mental Hancur Hingga Terpikir Bunuh Diri, Tsania Marwa Akhirnya Pasrah Lakukan Ini
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo