Matamata.com - Anwar Fuady sangat kehilangan atas kepergian Henky Solaiman untuk selama-lamanya.
"Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya, atas berpulangnya teman saya, sahabat saya Henky Solaiman," kata Anwar Fuady dihubungi, Jumat, (15/5/2020).
Sebagai sahabat, Anwar tahu betul bagaimana kerja keras Henky di dunia akting. Selain sebagai aktor, Henky juga seorang sutradara dan produser.
Terbilang seangkatan, Anwar dan Henky kerap kali terlibat dalam film atau sinetron yang sama. Karenanya, dia memiliki banyak kenangan bersama mendiang.
Satul hal yang paling diingat Anwar, Henky Solaiman adalah sosok humoris dan baik hati pada siapapun.
"Beliau seorang yang humoris ya, dan kalau cerita yang lucu sangat menarik dan beliau kocak dan baik. Orangnya sangat sederhana dan pribadi yang simple ya dia," kata Anwar Fuady.
Selain itu, Anwar menyebut pemain sinetron Dunia Terbalik itu seorang yang penuh komitmen dan penuh tanggung jawab dalam urusan pekerjaannya.
"Dia orangnya konsisten, tapi rata-rata dia perannya sebagai comedian, lucu dia, dan lucunya natural," tutupnya.
Sebagai informasi, Henky meninggal dunia di usia 78 tahun di kediamannya.
Diduga dia meninggal karena penyakit kanker usus yang sudah lama diderita. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Berakting di Film 'Dul Muluk Dul Malik' Part 2, Ini Kata Anwar Fuady
-
Tunangan di Usia 77 Tahun, Anwar Fuadi Ungkap Fakta Calon Istri yang Lulusan London: dari Kecil Tergila-gila Sama Saya
-
Anwar Fuady Hadiri Pernikahan Ikmal Tobing dan Indah Lolita Bahar: Harus Kuat, Mantap, dan Tegar
-
Terungkap Penyebab Anak Anwar Fuady Meninggal Dunia
-
Belum Genap Seminggu Istri Wafat, Anwar Fuady Berduka Anaknya Meninggal
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo