Matamata.com - Saat tiba di RSKO Cibubur Jakarta Timur, Dwi Sasono memilih bungkam dan langsung masuk ke gedung RSKO.
Saat keluar dari mobil petugas, Dwi Sasono sudah tidak lagi menggunakan baju tahanan. Bajunya berganti dengan jaket parka dan kepalanya ditutup dengan hoodie.
Tim kuasa hukum Dwi Sasono pun terlihat mendampingi Dwi Sasono. Bahkan Indra Raja salah satu kerabat Dwi Sasono juga terlihat di RSKO. Kabarnya Widi Mulia sudah tiba dan sudah menunggu di dalam.
Kasat Narkoba Jakarta Selatan, Vivick Tjangkung, saat ditemui di Polres Jakarta Selatan mengaku Dwi Sasono tidak mau diwawancara saat ingin dibawa ke Polres Jakarta Selatan
"Teman-teman saya minta maaf. Permintaam DS tidak ingin diwawancara. Jadi kita langsung berangkat," kata Vivick Tjangkung.
Dwi Sasono menjalani rehabilitasi setelah hasil assessment dari BNNK Jakarta Selatan menyatakan dirinya sebagai pecandu.
Seperti diketahui Dwi Sasono ditangkap satuan narkoba Polres Jakarta Selatan karena kedapatan menyimpan narkotika jenis ganja. Dia ditangkap dikediamannya pada 26 Mei 2020 lalu. Dalam penangkapan tersebut petugas mengamakan ganja seberat 16 gram. (Ismail)
Berita Terkait
-
Anya Geraldine Punya Hikmah Usai Bintangi Film 'Mendadak Dangdut', Makin Sayang Orang Tua
-
Film Keluarga Super Irit, Adaptasi Komik Laris Korea Selatan Dibintangi Keluarga Dwi Sasono
-
8 Potret Twinning Widi Mulia dan Widuri, Posturnya Disorot Bak Kakak Adik
-
Biodata dan Agama Dwi Sasono, Pemain Paling Jago di Bahkan Voli
-
4 Karakter Utama di Film Budi Pekerti, Bakal Tayang di Toronto International FIlm Festival
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo