Matamata.com - Nikita Mirzani blak-blakan menyebut mantan suaminya, Sajad Ukra sebagai seorang penipu. Kekinian dia geram terkait permohonan ganti nama sang anak yang diajukan mantan suaminya itu ke Pengadilan Negeri Tangerang.
"Buat aparatur negara semuanya di seluruh Indonesia kalau ada yang namanya Sajad Ukra melapor jangan diterima karena dia penipu," kata Nikita Mirzani di Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (8/9/2020). "Ini alamat Sajad, agamanya kristen. Jenis kelamin laki-laki, karyawan swasta. Tinggal di Banjar Wijaya, Tangerang," sambungnya.
Selain memalsukan tempat tinggal, dalam salinan itu tertulis nama pemohon yakni, orang tua kandung atau ibu kandung yang tak lain Niki sapaan akrabnya. Padahal perempuan 34 tahun itu tak pernah mengajukan permohonan tersebut.
"Nah ini bahwa pemohon adalah orang tua atau ibu kandung dari yang masih di bawah umur yakni Azka Raqila Mawardi. Sejak kapan ada ginian, gue kan kagak suka sama dia. Kok bisa-bisanya dia bikin gini mengada-ngada. Jadi semuanya sama dia dibikin cerita gitu," ungkapnya.
Masih diganggu oleh Sajad Ukra, pemeran film Comic 8 ini mengaku bingung. Pasalnya dia tidak pernah sekali pun mengganggu Sajad Ukra sejak mengandung hingga merawat sang anak.
"Gua bingung kadang-kadang harus menyetopnya harus seperti apa, kalau lapor polisi kan sebenarnya itu adalah buang waktu. Tapi mau ngggak mau, daripada nanti yang sono duluan gue kecolongan lagi, yang sudah-sudah kan gue selalu kecolongan, jadi mendingan sekarang aja, balik lapor," tegasnya.
Janda tiga anak ini menduga mantan suaminya belum move on sehingga terus mengusik hidupnya. Pasalnya meski punya anak tiga, body Nikita Mirzani nggak kaleng-kaleng dan popularistasnya selalu melejit.
"Sepertinya seperti itu (belum move on). Bisa lihat sendiri istri sirinya seperti apa bentuknya kan. Bukannya mau gimana-gimana gue walaupun anak 3 badan masih sekel, montok, tuh, kenceng gitukan. Duit makin banyak ya kan. Popularitas makin parah, bisnis makin merajalela, ya mungkin kalau nggak bisa move on wajar," imbuhnya. "Tapikan yang berlalu sudahlah berlalu gitu kan, dia sudah sama yang lain aku pun ya sendiri aja gitu," sambungnya.
Atas dugaan pemalsuan data tersebut, Nikita Mirzani membuat laporan di Polres Metro Tangerang Kota. Laporan itu dimasukkan olehnya pada Selasa (8/9/2020). Dalam salinan penetapan terhadap permohonan ganti nama itu tercantum nama Sajad Ukra dengan alamat di Banjar Wijaya, Tangerang. Persoalannya, Sajad, tak pernah tinggal di alamat yang dimaksud.
"Dari dasar itu saya komunikasikan dengan Niki. Saya selanjutnya ke kelurahan Banjar Wijaya menanyakan apakah ada orang ini, Sajad Ukra yang tinggal di sana. Kita tanyakan ternyata ada surat dari kelurahan yangg intinya tidak ada orang itu," kata kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid.
Kendati begitu, Nikita dalam laporannya tak mencantumkan siapa terlapornya. Fahmi mengatakan biar polisi yang menentukannya.
"Karena kita ingin dilakukan proses hukum yang transparan, kita mau dilidik. Tapi yang penting dalam surat pemohon itu ada nama Sajad Ukra berdasarkan penetapannya," katanya. [Evi Ariska]
Berita Terkait
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Tetap Bersinar di Balik Jeruji, Dinar Candy Ungkap Nikita Mirzani Ceria dan Glowing di Penjara
-
Nikita Mirzani Tetap Kuat Usai 20 Hari Lebih Ditahan, Laporkan Reza Gladys Terkait UU ITE
-
Tak Tinggal Diam, Nikita Mirzani Balas Laporan Reza Gladys dengan Aduan Ke Polisi
Terpopuler
-
Beautylogica Clinic Pakubuwono, Perawatan Kecantikan dengan Teknologi Canggih
-
Kezia Lizina Tertarik Bintangi Film 'Silent Dance' karena Soroti Dunia Tari
-
Keren! Irish Bella jadi Eksekutif Produser di Film 'Dosa: Penebusan atau Pengampunan'
-
Prabowo Targetkan Bagi 1.582 Kapal Ikan untuk Sejahterakan Nelayan
-
Prabowo Jadi Presiden Kedua yang Kunjungi Miangas, Janjikan Renovasi Sekolah dan Puskesmas
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo