Matamata.com - Soal dampak kasus dugaan penyebaran berita hoaks dan unggahan jenazah COVID-19 terhadap kehidupan pribadinya diungkap oleh Musisi Anji. Hal ini berawal dari Soleh Solihun yang penasaran bagaimana perasaan Anji saat dibully hampir seluruh Indonesia karena kasus tersebut.
"Kemarin waktu lo dibully karena ngepost Instagram foto jenazah, terus kasus profesor Hadi, apa yang lo rasakan dibully seluruh Indonesia?" tanya Soleh Solihun di kanal YouTube 3second Tv, dikutip Minggu (25/10/2020).
Pemilik nama asli Erdian Aji Prihartanto itu menampik dirinya dibully satu Indonesia alih-alih mengungkap perasaannya. "Nggaklah, nggak seluruh Indonesia. Maksudnya dibully banyak orang Indonesia gitu," jawab Anji.
Pasalnya atas konten YouTubenya tersebut, Anji mengaku masih menerima ucapan terima kasih dari publik. "Karena gue ke daerah gue disalamin sama ibu-ibu, bapak-bapak ‘Makasih ya mas ngomongin itu’," imbuh Anji. "Orang yang ketemu lo juga nggak akan maki-maki di depan Ji," timpal Soleh.
Pelantun lagu Bidadari Tak Bersayap ini kemudian memberikan contoh haters yang melakukan bully kepadanya di media sosial. "One think ya tentang orang yang ngebully di media sosial. Jadi ada orang ngebully gue di media sosial misalnya. Gue nggak kenal sama dia, dia kenal sama gue dong. Ketemu di satu cafe aja, gue kan nggak tau dia ngebully gue apa nggak," ungkapnya.
Menurut Anji, para haters justru akan menyakiti perasaan sendiri jika membenci seseorang. Karena tak tahu apakah orang yang ditemuinya menghujatnya di media sosial, Anji merasa santai saja.
"Tapi lo bayangin yang ada dipikiran dia, perasaan dia, di hati dia. Perasaan dia jadi jelek, gue nya santai-santai aja. Kebayang nggak? Betapa ruginya dia. Ya gue nggak kenal sama dia, tiba-tiba di satu keadaan kita bertemu dan gue juga nggak nyadar dan gue juga nggak sapa-sapaan," terangnya. "Tapi kan dia pasti dalam hati ‘artis idiot, goblok, tolol’ kayak gitu-gitu kan," sambungnya.
Seperti diketahui terkait dugaan penyebaran berita bohong obat Covid-19 melalui kanal Dunia Manji di YouTube, Anji bersama Hadi Pranoto dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Cyber Indonesia.
Selain itu, pewarta Foto Indonesia (PFI) mengecam pernyataan musisi Erdian Aji Prihartanto atau Anji terhadap sebuah foto yang menampilkan kondisi jenazah Covid-19 di sebuah rumah sakit di Indonesia. [Evi Ariska]
Berita Terkait
-
Romantis! Musisi Rucky Markiano Persembahkan Lagu 'Cerita Teman Hidup' untuk Istri Tercinta
-
Sambut Lebaran Idul Fitri 1447 H, Musisi Rucky Markiano Luncurkan Lagu 'Dosa'
-
Ultraverse Festival 2026: Konser "Connected Music" Jakarta-Surabaya-Bali Berkat XL Ultra 5G+
-
Selamat! Leticia Joseph Raih Juara Pertama 'GADIS Sampul 2025'
-
Hadirkan 8 Lagu, Wawan Woker Rambah Dunia Tarik Suara
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo